23 Juli 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Modal Nekat, Alumni SMK Rigomasi Ini Lolos Jadi Petarung One Pride Mixed Martial Arts


Modal Nekat,  Alumni SMK Rigomasi Ini Lolos Jadi Petarung One Pride Mixed Martial Arts
Victor Johanis Kietimo (IST)

KLIKBONTANG.COM- Prestasi membanggakan di torehkan putra asal Bontang dalam ajang seni bela diri campuran One Pride Mixed Martial Arts yang di selenggerakan oleh stasiun televisi nasional TV One.

Dari sekian banyak peserta yang mengikuti audisi dan penyisihan, Victor Johanis Kietimo, pemuda kelahiran Bontang, 7 September 1991 ini merupakan satu dari ratusan fighter yang berhasil masuk dalam kelas 70,3 kilogram atau kelas bantam bersama ke 15 fighter lainnya.

Bermodal nekat ingin membanggakan Bontang dalam ajang tersebut, Victor yang mendapatkan informasi perihal audisi fighter lantas  bertolak ke Jakarta mengikuti audisi One Pride Mixed Martial Arts season pertama bersama pelatihnya Arso Lumadyo, dari Institut Jujitsu Indonesia, Dojo Isikawa Soetopo Bontang.

Meski dengan biaya minim, tak menyurutkan semangatnya demi membawa nama Bontang ke kancah nasional. “Waktu itu untuk ikut seleksi pakai dana pribadi sekira Rp5 juta untuk akomodasi dan transportasi selama di Jakarta, karena saya ikut seleksinya di sana,” ujarnya kepada klikbontang.com, Sabtu 17 September 2016.

Buah dari semangat pantang menyerahnya pun kini ia rasakan. Dia berhasil lolos menjadi menjadi salah satu dari 16 petarung di kelas 70,3 kilogram. Bahkan kini ia di kontrak selama 2 tahun oleh TV One dalam even tersebut. Alumnus SMK Rigomasi Bontang ini sangat garang di atas ring.  Pada partai debutnya, dia berhasil menumbangkan lawannya yang berasal dari Batam dengan TKO pada Ronde kedua.

Dunia bela diri bukan hal tabu dari pemuda berdarah Flores-Jawa ini. Sejak  duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada 2005 lalu, ia mulai bergabung di Institut Jujitsu Indonesia Dojo Isikawa Soetopo Bontang. Sebelas tahun berada di bawah kepelatihan Arso Lumadyo, deretan prestasi pun sudah disabetnya. Antara lain, juara 2 tinju se-Kalimantan Timur, juara 3 Kejurnas Tinju 2014 di Ponorogo, Juara 1 Kejurnas Jujitsu 2015 di Surabaya.

Sayang, deretan prestasi yang dimilikinya kurang mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Bontang. Dia mengaku hingga saat ini, tak pernah mendapat support dari Pemerintah Kota Bontang. “Dari dahulu saya tidak pernah mendapat dukungan dari Pemkot. Padahal dukungan dari pemerintah yang saya butuhkan saat ini,” ungkap pria dengan julukan ring “Iron Vic”.

Hal senada turut diungkapkan, Arso Lumadyo. Dia mengungkapkan, anak didiknya Victor merupakan salah satu aset berharga Kota Bontang yang turut mengharumkan nama Bontang, sudah semestinya mendapat apresiasi dari pemerintah. “Diatas ring itu, nama Bontang yang disebut tempat asal Victor. Suatu kebanggan mestinya buat kita, semoga pemerintah, atau pihak manapun berkenan untuk menjadi sponsorship bagi kami,” harapnya.(*)



Reporter : Ahmad Nugraha    Editor : Imran Ibnu



Comments

comments


Komentar: 0