16 September 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Dokumen Disiapkan, Lelang Proyek Kilang Bontang Tahun Depan


 Dokumen Disiapkan, Lelang Proyek Kilang Bontang Tahun Depan
Ilustrasi kilang.

KLIKBONTANG.COM- Dokumen lelang kilang Bontang terus dipersiapkan hingga bisa dilelang tahun depan sesuai target pemerintah. Direktur Pembinaan Hilir Ditjen Migas, Setyo Rini Tri Hutami mengaku tengah menyiapkan rincian anggaran atau finansial kilang yang akan dibangun di Kota Bontang, Kalimantan Timur. Konsultan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) juga tengah menyusun dokumen-dokumen yang diperlukan saat lelang dilakukan.

"Finansial lagi dibuat, lagi persiapan untuk lelang. Dokumennya lagi disiapkan. Jadi ada konsultan Kemenkeu yang akan bekerja menyusun dokumen lelang. Pada tahap itu dulu berarti," kata Rini, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta belum lama ini.

Rini menyebutkan, bila persiapan dan susunan dokumen lelang sudah ada dan sudah siap, sehingga tahun depan lelang kilang Bontang sudah bisa dilakukan. "Iya. Ini tahapan penyusunan dokumennya saja kalau tidak salah setahun ya," ucap dia.

Rini mengakui, pemerintah memang sedang menjalankan program percepatan pembangunan kilang demi untuk ketahanan energi nasional. Namun, untuk tender kilang yang nilainya triliunan, ia mengungkapkan dokumen yang dibuat pemerintah harus terbaik agar para investor tertarik.

"Iya memang cepat, tapi tahapannya kan sekarang ya namanya triliunan, kalau triliunan dokumen lelangnya harus bagus supaya dapat yang terbaik," ungkap dia.

Saat ini, lanjut dia, investasi kilang tersebut juga cukup baik karena besaran internal rate of return (IRR) yang ditawarkan juga masih terbilang cukup rendah yakni 10 persen sampai dengan 11 persen.

"Investasi IRR masih 10 persen sampai 11 persen. Ya cukup lah. Karena nanti dilihat jangka panjangnya kontrak berapa tahun. Kita nanti main di situ karena kalau kilang kan IRRnya rendah," jelas dia.

Sama dengan kilang Tuban, sebut Rini, dengan IRR sebesar 10-11 persen, investor yang berminat membangun kilang tersebut adalah Rosneft yang sudah melakukan pendekatan-pendekatan terkait pembangunan kilang tersebut.

"Tuban terakhir Rosneft ya. Pendekatan-pendekatan sudah, yang dulu, masih seperti itu," pungkas dia. (*)

Reporter : Aysah Idris    Editor : Imran Ibnu



Comments

comments


Komentar: 0