07 Desember 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Tolak Tawaran Pemerintah, Freeport Keukeuh Jual Saham USD 1,7 Miliar


Tolak Tawaran Pemerintah, Freeport Keukeuh Jual Saham USD 1,7 Miliar
Freeport (sindo)

KLIKBONTANG.COM- PT Freeport Indonesia (PTFI) menolak permintaan pemerintah untuk mengubah perhitungan saham divestasinya. Hal ini ditegaskan perusahaan tambang emas terbesar di dunia itu dalam surat balasan yang dilayangkan ke Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said baru-baru ini.

Dalam surat balasannya, PTFI tetap ‘keukeuh’ menjual 10,64 persen sahamnya seharga USD 1,7 miliar. "Freeport sudah membalas surat divestasi. Tapi, dia tetap menghitung berdasarkan perhitungan dia," Kata Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Bambang Gatot Ariyono, di Jakarta, Kamis, 21 Juli 2016.

Meski begitu, kata Bambang, pemerintah juga dengan tegas tidak mau mengubah metode investasi seperti yang diinginkan Freeport. Lantaran, angka tersebut tidak sesuai dengan nilai divestasi yang diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 27 Tahun 2013 tentang Tata Cara dan Penetapan Harga Divestasi Saham Pertambangan Mineral dan Batu Bara yang diatur melalui skema replacement cost.

Apabila mengacu pada jumlah kumulatif biaya investasi yang dikeluarkan sejak tahap eksplorasi sampai tahun kewajiban divestasi saham, yang dikurangi akumulasi penyusutan serta kewajiban keuangan (replacement cost), maka valuasi harga saham yang ditawarkan untuk 10,64 saham itu sekira USD 630 juta atau setara dengan Rp 8,19 triliun.

Kendati demikian, dalam waktu dekat, pihaknya bakal terus menegosiasikan harga saham divestasi tersebut. “Kalau kami sih tetap sesuai dengan peraturan Pemerintah, kalau tidak ketemu ya negosiasi terus," tandasnya.(*)

Reporter : Aysah Idris    Editor : Imran Ibnu



Comments

comments


Komentar: 0