16 September 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Digarap Bulan Ini, IPAL Kelurahan Api-Api Dapat Suntikan Dana Rp 4 Miliar


Digarap Bulan Ini, IPAL Kelurahan Api-Api Dapat Suntikan Dana Rp 4 Miliar
Lokasi lahan pembangunan IPAL di Jalan S Parman, Gang Atletik 20, Kelurahan Api-APi (FOTO: KLIKBONTANG/ ZAENUL)

KLIKBONTANG- Wacana pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Kelurahan Api-Api bakal terealisasi. Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mendapat kucuran dana senilai Rp 4 miliar, bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum.

Bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Bontang terlihat mengecek lokasi pembangunan di Jalan S Parman, Gang Atletik 20, Kamis, 3 Maret 2016 kemarin.

Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan DKP Kota Bontang, Sabransyah menjelaskan, kapasitasi IPAL yang akan dibangunan bulan ini, lebih besar dari empat 4 yang ada di Kota Taman. Yakni, dapat menampung 600 sambungan dari rumah, dengan bentuk bak pendam yang di dalamnya mempunyai filter-filter penyaring kotoran sehingga apabila dibuang ke lingkungan sudah bersih.

“Kalau yang ada sekarang di Kelurahan Lhoktuan, Guntung, Bontang Kuala, Berebas Pantai, itu cuma 500 sambungan,” jelasnya, ditemui disela-sela survei lokasi.

Ia menilai pembangunan IPAL ini mampu mengurangi pencemaran air yang disebabkan pembuangan tinja, maupun limbah rumah tangga. Prosesnya kata Sabran, limbah-limbah itu langsung masuk ke IPAL terlebih dahulu, sehingga tidak sampai mencemari tanah dan lingkungan yang ada di sekitar.

“Karena selama ini pembuangan limbah maupun tinja ke lingkungan tanpa disaring terlebih dahulu, hal ini yang menyebabkan pencemaran lingkungan,” terangnya.

Lebih lanjut, akses masyarakat terhadap sanitasi dan air minum yang layak merupakan bagian dari upaya yang harus diutamakan Pemerintah. Upaya promotif dan preventif yang efektif  akan menekan jumlah orang yang sakit, sehingga berdampak pada efisiensi biaya kesehatan yang menjadi beban pemerintah dan masyarakat.

“Indonesia rawan sanitasi layak. Negara sudah rugi berapa triliun rupiah akibat pencemaran lingkungan, yang mengakibatkan warga sakit sehingga mengeluarkan biaya untuk berobat,” ucapnya.

Sementara, Staf pelaksana Dinas PU Provinsi Kaltim Alifandi mengungkapkan, pembangunan IPAL ini ditargetkan rampung Agustus mendatang. “DED juga sudah disiapkan semua,” pungksnya. (Adv)  

Reporter : Zaenul Fanani Umar    Editor : Imran Ibnu



Comments

comments


Komentar: 0