23 September 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Alumni SMP Vidatra Bersekolah di Finlandia, Meuthia; Tes sejak SD, Tunggu Pengumuman Setahun


Alumni SMP Vidatra Bersekolah di Finlandia, Meuthia; Tes sejak SD, Tunggu Pengumuman Setahun
Pelajar Bontang yang mengikuti program pertukaran pelajar di Finladia, Metuhia Faralita Annisa (DOK. PRIBADI)

 

I have so many question about the world, I want go out and find it out by myself. Saya ingin menjadi mata dan telinga untuk negara saya,sepenggal kalimat itu membekukan tekad Meuthia Faralita Annisa, gadis belia asal Bontang yang ingin menapaki berbagai negara untuk mengeruk ilmu dan mengenalkan budaya Indonesia dengan dunia.

-------------------

Cita-cita mengenyam pendidikan di luar negeri sudah dipaku dalam diri seorang Meuthia Faralita Annisa, gadis kelahiran Bontang, 10 November 1997 yang menjadi salah satu siswa pertukaran pelajar di Finlandia, negara yang terletak di Eropa Utara, dari program American Field Service (AFS) selama sepuluh bulan.

Sejak lulus Sekolah Dasar (SD) 2010 lalu, Meuthia –sapaan akrabnya sudah mulai mengubrak-abrik informasi program pertukaran pelajar dan mulai mendaftarkan diri. Meskipun alumni SMP Vidatra ini merasa pesimistis dengan kemampuannya, melihat pelajar dari sekolah lainnya super aktif dibarengi dengan prestasi gemilang.

“Setiap ada program pertukaran pelajar, saya nyoba daftar. Walaupun enggak menaruh harapan yang tinggi bisa lolos, tapi keinginan untuk mengetahui tentang dunia tidak bisa dibendung,” ujar Meuthia saat dihubungi Klik Bontang via chat messenger, Selasa, 2 Februari 2016.

Meski berbagai kendala ia hadapi, tak menyurutkan dara berusia 18 tahun ini tetap mencoba kembali dengan harapan kesempatan itu bisa menghampirinya. Setelah masuk di tahap pengetahuan umum Bahasa Inggris, dilanjut dengan wawancara berbahasa Indonesia dan Inggris, kemudian masuk pada tahap dinamika kelompok, serta berkas di tingkat nasional dan internasional lolos, usaha dan kegigihan Meuthia terjawab. Lima bulan lalu, ia meluncur ke Finlandia.

Finally, Alhamdulillah. Setelah kurang lebih setahun mengikuti tahap seleksi, dan selama setahun dibuat dagdigdug nunggu hasilnya,” kata dia.



Reporter : Nur Aisyah Nawir    Editor : Said NR



Comments

comments


Komentar: 0