18 Agustus 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Trans Studio Harus Bebas Dampak Macet dan Banjir


Trans Studio Harus Bebas Dampak Macet dan Banjir
Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Rusman Yaqub (Foto: Humas DPRD Kaltim)

KLIKBONTANG- Tarik ulur posisi Trans Studio di Samarinda, Kalimantan Timur, membuat pembangunannya macet bertahun lamanya. Terkini, Komisi II DPRD Kaltim membuat surat rekomendasi ke pimpinan DPRD Kaltim untuk mempertimbangkan pembangunan wahana keluarga terbesar kedua di Indonesia Timur itu.

Alasannya, para wakil rakyat harus memahami dan mengkaji ulang bahwa eksistensi venue itu akan berdampak positif dan negatif. Dari sisi ekonomi, jelas venue ini akan memacu peningkatan transaksi keuangan berikut penyerapan tenaga kerja potensial.

Menurut angggota Komisi II DPRD Kaltim, Rusman Yakub, perlu pemikiran matang yang akurat dari aspek kajian teknis pembangunan. Terutama persoalan dari segi analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) serta dampak kondisi lalu lintas. Semuanya demi menjawab kekhawatiran masyarakat terhadap nilai efek negatifnya.

“Pembangunan Trans Studio patut didukung sepanjang tidak meninggalkan hal negatif dan beban baru perkotaan, seperti kemacetan dan banjir,” kata Rusman.

Politikus Partai Persatuan pembangunan (PPP) ini menegaskan, pemerintah memiliki kewajiban membuat masyarakat menjadi nyaman sebagai wujud menyejahterahkan rakyat dari sisi ekonomi.

"Jangan lihat sisi keuntungan saja. Semua dampak yang diakibatkan harus melewati perhitungan matang. Jika pemerintah mampu memberi jaminan tak adanya efek negatif, saya kira masyarakat pasti mendukung kehadiran Trans Studio itu,” pungkas Rusman. (adv)

Reporter : Humas DPRD Kaltim    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0