23 Juli 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Sosialisasi Donor Darah Minim, Kaltim Butuh 4 Ribu Kantong Darah Tiap Bulan


Sosialisasi Donor Darah Minim, Kaltim Butuh 4 Ribu Kantong Darah Tiap Bulan

KLIKBONTANG- Hari Palang Merah Indonesia (PMI) yang diperingati 17 September 2015 dengan tema “Mengabdi untuk Kemanusiaan dan Kemerdekaan”, menyiratkan satu harapan bagi Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Ahmad Rosyidi.

Ia berharap Pemprov Kaltim lebih menggalakkan kampanye donor danar sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan darah di Kaltim.

Hal itu bukan tanpa alasan. Berdasarkan informasi di website Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Kaltim, kebutuhan darah di Kaltim per tahun sebanyak 4.800 kantong per bulan. Sedangkan untuk Kota Samarinda kebutuhannya adalah sebanyak 1.900 kantong per bulan.

Di seluruh penjuru dunia, setiap hari sebanyak 800 ibu meninggal akibat komplikasi kehamilan dan melahirkan. khusus Indonesia, Hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia Tahun 2012, tercatat angka kematian ibu (AKI) mencapai 359 per 100.000 kelahiran hidup.

Sementara Target AKI di Indonesia pada tahun 2015 adalah 102 per 100.000 kelahiran hidup. Pendarahan hebat saat dan setelah melahirkan merupakan penyebab utama kematian, kesakitan, dan kecacatan.

“Kampanye ketersediaan darah yang aman, baik kuantitas maupun kualitasnya, diharapkan dapat berpartisipasi menekan angka kematian ibu sebagaimana yang telah ditargetkan,” harap Rosyidi.

Selain kampanye, Rosyidi mengusulkan Pemprov Kaltim untuk mendorong kesadaran mendonorkan darah hingga ke Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Menurutnya, membangun kesadaran donor darah di SKPD juga merupakan salah satu cara yang efektif untuk memenuhi kebutuhan darah di Kaltim.

“Dengan keterlibatan SKPD, setidaknya meringankan kekurangan darah di PMI. Konsepnya mungkin dilaksanakan reguler di instansi-instansi se-Kaltim. Jika berlangsung lancar, diharapkan bisa menutupi kekurangan stok darah,” sebut Rosyidi.

Tidak hanya di instansi, ia juga berharap ada kesadaran masyarakat untuk mendonor. Namun hal tersebut perlu didukung oleh sarana seperti Sentral Pendidikan Unit Transfusi Darah. (Adv)

Reporter : Humas DPRD Kaltim    Editor : Dasrun Darwis



Comments

comments


Komentar: 0