19 November 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Lawan Byarpet dengan Perda Ketenagalistrikan


Lawan Byarpet dengan Perda Ketenagalistrikan
Ketua Pansus Ketenagalistrikan DPRD Kaltim, Dahri Yasin (Foto: Humas DPRD Kaltim)

KLIKBONTANG- Panitia Khusus (Pansus) Ketenagalistrikan DPRD Kaltim optimistis Kaltim segera keluar dari krisis listrik berkepanjangan. Syaratnya, Kaltim harus mampu mengelola sumber daya alam (SDA) yang melimpah.

Ketua Pansus Ketenagalistrikan, Dahri Yasin, bersama staf ahli Sukamto dan Didi Susilo Budi Utomo didampingi staf Pansus Rusman dan Syaprul membahas tentang agenda rencana dan persiapan Pansus dalam upaya membuat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait ketenagalistrikan di Kaltim beberapa waktu lalu.

Pasca rapat internal ini, akan ada agenda hearing lebih lanjut kepada pemerintah kota/kabupaten se-Kaltim. Hal ini dilakukan dalam rangka menggali dan mengetahui informasi terkini terkait keluhan dan kebutuhan listrik di daerah.

Persoalan kelangkaan listrik hampir terjadi di setiap daerah di Kaltim. Padahal, berbekal potensi sumber daya alam yang melimpah, persoalan byar pet itu dapat dihindari. Untuk itulah DPRD terus mendorong pemerintah daerah untuk membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang ketenagalistrikan.

“Potensi sumber daya alam yang besar serta wilayah yang luas mendorong pengembangan bisnis kelistrikan di Kaltim. Maka dari itu, harus ada regulasi hukum yang jelas sebagai acuan di kemudian hari jika bisnis kelistrikan ada di Kaltim,” kata Dahri Yasin.

Lebih lanjut, Politikus Parta Golkar ini menyatakan, anggota Pansus akan melakukan mapping dan pendataan lanjutan di beberapa daerah yang telah sukses dengan Perda Ketenagalistrikan dalam upaya mendapat informasi terbaru mengenai sistem kelistrikan terbaik.

Kemudian, data-data dan informasi tersebut akan kembali dirapatkan internal maupun bersama SPKD dan mitra-mitra kerja terkait kelistrikan, untuk melakukan penyesuaian penerapan Raperda tersebut di Kaltim.

“Perda Ketenagalistrikan sangat diperlukan Kaltim. Pasalnya, kebutuhan listrik masyarakat sangat vital perannya. Kelistrikan juga bisa dijadikan sebagai bidang usaha yang mana bisa menyumbang pendapatan daerah bagi Kaltim,” imbuh Dahri Yasin. (Adv)

Reporter : Humas DPRD Kaltim    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0