19 Februari 2020

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Rano Karno Sempat Bingung Putuskan Akhir Kisah Cinta si Doel


Rano Karno Sempat Bingung Putuskan Akhir Kisah Cinta si Doel
Rano Karno

KLIKBONTANG.com -- Nama Rano Karno tak bisa lepas dari tokoh 'Si Doel'. Peran tersebut sangat melekat bagi seorang Rano Karno. Tak sedikit masyarakat yang memanggil Rano Karno dengan sebutan 'Si Doel' atau 'Bang Doel'.

Dalam ceritanya, Si Doel memang terlibat cinta segitiga antara Zaenab dan Sarah. Masyarakat yang setia dengan Si Doel juga dibuat penasaran dengan akhir cerita tersebut.

Namun, semua rasa penasaran mereka dapat terjawab lewat film berjudul 'Akhir Kisah Cinta si Doel' yang sudah tayang di bioskop. Dalam film tersebut, dapat diketahui secara nyata perempuan yang akhirnya dipilih oleh Si Doel.

Sebagai tokoh utama dan penulis skenario, Rano Karno mengaku bingung saat harus membuat keputusan untuk mengakhiri kisah cinta Doel.

Pria berusia 59 tahun itu mengaku sempat berhenti menulis sekitar 6 bulan lamanya untuk membuat ending cerita 'Si Doel'. Sebab, Rano sangat terbawa perasaan untuk mengakhiri tulisannya yang hampir 27 tahun lamanya ditunggu-tunggu oleh masyarakat.

"Jujur, saya sempat berhenti nulis, cerita ini cukup baper buat saya. Karena di lima menit awal itu, emosinya sudah tinggi, jadi saya hampir 6 bulan saya berhenti nulis," ujar Rano Karno saat ditemui di Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Maka dari itu, ia melibatkan Maudy Koesnaedi dan Cornelia yang dalam membuat keputusan tersebut. Menurut Rano, masukan dari keduanya sangat penting agar akhir kisah tersebut dapat memberikan hasil terbaik bagi masyarakat.

"Setelah saya ngobrol dengan Maudy, saya ngobrol dengan Lia, saya minta masukan seperti apa. Karena ini 'kan, perasaan mereka. Karena yang aneh itu, si Doel jadi aneh. Dan ada berkepihakan antara Sarah dan Zaenab. Kalau saya 'kan, penulis, saya bebas mau ending seperti apa, ya, hak-hak saya, 'kan. Tapi, saya dengarkan aspirasi itu, tapi enggak mungkin tentu bisa," terang Rano Karno.

Rano pun mengungkapkan masukan dari pemeran Zaenab dan pemeran Sarah sangat berarti.

"Bahasanya, kalau Zaenab jelas dia enggak bisa terima dan dia enggak mau terima, dia harus menyingkir cuma itu permintaan dia. Kalau Sarah, itu terserah Abang (Doel) untuk memilih," ucap Rano.

"Jadi saya dikasihkan tanda tanya besar oleh kedua pemain ini, sampai buat kepala saya pusing. Tapi, inilah cerita, dan akhirnya harus happy, ini happy. Tapi, tidak semua happy itu bisa memiliki," imbuh mantan Gubernur Banten tersebut.

Rano juga menjelaskan saat sinetron 'Si Doel Anak Sekolahan' diangkat ke industri perfilman, dirinya telah membuat konsep untuk dibuat tiga film secara berurutan. Hal itu dapat dilihat dari penayangan film 'Si Doel' pada tahun 2018, 2019, dan berakhir pada 2020.

Sehingga, Rano pun menegaskan bahwa untuk cerita 'Si Doel', yang mana Kasdoelah menjadi tokoh utamanya, sudah tidak dapat lagi dikembangkan lebih jauh.

"Dari awal, saya sudah konsepkan untuk tiga (film), tiga sudah harus selesai dan memang kalau dilihat problemnya, cuma satu pertanyaan orang, 'Doel milih siapa, sih?'. 'Kan, cuma itu intinya, 'kan. Walaupun banyak orang bilang, setelah ini bisa dikembangkan, tapi untuk dikembangkan enggak bisa, makanya saya bilang ini akhir cinta si Doel," pungkas Rano Karno.

 

Sumber : kumparan.com

Reporter :     Editor : Liah Mulyono



Comments

comments


Komentar: 0