07 Desember 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Lebih Dekat Dengan Jiva, Band Indie Asal Bontang, Bagian 1


Lebih Dekat Dengan Jiva, Band Indie Asal Bontang, Bagian 1
JIVA, band indie berperstasi yang berbasis di Bontang. (Foto: Aries for KlikBontang).

KLIKBONTANG.com -- KENDATIPUN suara musisi lokal Bontang tak begitu terdengar gaungnya di 'rumah sendiri'. Namun nyatanya, kota ini miliki sejumlah band ataupun musisi yang cukup diperhitungkan. Mereka kerap mengisi event atau festival di luar kota. Salah satu band asal Kota Taman, yang namanya cukup moncer ialah JIVA.
 
Kepada KlikBontang, drummer JIVA, Aries, berbagi sedikit kisah kala disambangi di salah satu Coffee Shop di bilangan Pattimura, Sabtu (9/11/2019) malam. Adapun kisah yang dibaginya perihal awal terbentuk, perjalanan, kondisi terkini, hingga rencana JIVA mendatang.
 
AWALNYA HANYA PROJECT SAMPINGAN
 
BAND ini terbentuk medio April 2014 lalu. Dikatakan sang drummer, Aries, seluruh personel JIVA awalnya dipertemukan di studio musik. Kala itu mereka masih anggota band lain.
 
Kerap bersua di studio band, mereka lantas berpikir untuk membuat project sampingan. Yakni mengerjakan project musik lain, sesuatu yang baru, namun tak terpikir bila project itu kemudian berlanjut. Hingga menjadi cikal bakal lahirnya JIVA.
 
Dari semula hanya project sampingan, seluruh personel JIVA ternyata merasa klop. Mereka kemudian mantap menggarap band ini lebih serius.
 
"Awalnya project sampingan aja. Ikut festival beberapa kali, kami kemudian komitmen [permanenkan band]. Dan buat lagu," ujar Aries sembari menikmati teh di meja.
 
Di awal berdirinya, JIVA terdiri lima personel, yakni Alvian Maruli Gultom sebagai (Vocalis) , Aries Budi Wahono (Drummer) Ariyadi (Guitarist), Fahrur Rozi (Guitarist), dan Septian (Bassist).
 
Walau ekosistem di Bontang kurang mendukung perkembangan musisi lokal, namun itu tak menyurutkan langkah JIVA terus berkarya. Mereka sempat menjuarai festival band pada 2014 silam. Padahal ketika itu usia JIVA belum genap setahun. 
 
Setahun usai didirikan, JIVA akhirnya mengeluarkan single perdana berjudul 'Menyelamatkanmu' pada Januari 2015. Tak berselang lama usai single perdana rilis, masih di tahun yang sama, single kedua bertajuk 'Tak bisa Lanjutan' hadir.
 
PERGANTIAN PERSONEL
 
MEMASUKI tahun 2016, bermodalkan dua single yang sudah mengudara, gaung JIVA mulai terdengar. Perlahan mereka mulai mendapat tawaran manggung di event atau festival, sebagian besar di luar Bontang. Khususnya Samarinda dan Sanggata.
 
Tapak demi tapak karier perlahan naik, badai yang mendera pun semakin kuat.
Ini laiknya kisah klasik yang kerap menghampiri perjalanan karier sebuah band yang mulai tumbuh. Tak lain soal pergantian personel.
 
Momen itu terjadi pada 2016 silam. Dua personel JIVA, yakni Septian (Bassist) dan Guitarist Fahrur Rozi memilih hengkang dari band. Dengan alasan ingin fokus dengan keluarga dan karier lain.
 
Posisi lowong yang ditinggalkan tersebut dengan segera diisi personel baru. Yakni Jeprianto bassist, dan Muhammad Audhy Julian keyboardist.
 
Walau terjadi pergantian personel, tak membuat JIVA kehabisan karya. Di tahun 2016, single ketiga bertajuk 'Bila hilang' sudah bisa dinikmati publik.
 
Rentang waktu sekira tiga tahun dibutuhkan, hingga akhirnya JIVA mengeluarkan single ke empat bertajuk 'Sorai Semesta.' Adapun single ini sejatinya merupakan project kolaboratif antara JIVA dan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang.
 
Lagu Sorai Semesta digunakan sebagai soundtracks utama untuk video promosi pariwisata Bontang. Dikatakan Aries,' Sorai Semesta' merupakan single JIVA yang menarik atensi publik cukup kuat. Lagu ini seperti bersahabat baik dengan 'Semesta'. Sebab, cukup banyak hal mengesankan hadir usai lagu ini rilis.
 
Misalnya, dari sisi pendengar di kanal YouTube dan Spotify, Sorai Semesta sudah miliki ribuan pendengar. Selain itu, lagu ini juga membawa langkah JIVA melaju ke ajang kompetisi pencarian band yang cukup bergengsi di Indonesia, yakni Levi's Band Hunt 2019. (Bersambung).
Reporter : Fitri Wahyuningsih    Editor : Liah Mulyono



Comments

comments


Komentar: 0