21 November 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Breaking News

KPK OTT Kontraktor asal Bontang, Terkait Proyek Jalan Poros Rp 12 M


KPK OTT Kontraktor asal Bontang, Terkait Proyek Jalan Poros Rp 12 M
Suasana kantor milik Hty yang terletak di Jalan Sultan Syahrir, Kelurahan Tanjung Laut Indah Bontang Selatan.

KLIKBONTANG.comJelang purna tugas, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi senyap. Setelah melakukan tangkap tangan terhadap Bupati Indramayu Supendi, KPK saat ini dikabarkan melakukan operasi serupa di Kalimantan Timur.  

Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan mengatakan saat ini timnya berada di Kaltim. Sedang dilakukan pengembangan. Tetapi sudah ada beberapa orang yang diamankan. 

"Tim kita sedang ada di Kaltim, tapi masih dalam pengembangan sudah ada beberapa orang (diamankan)," kata Basaria Pandjaitan, Selasa, 15 Oktober 2019.

Informasi yang didapat media ini menyebutkan, ada 8 orang yang sudah diamankan oleh komisi anti rasuah itu dalam aksinya. Salah satu yang terjaring OTT itu adalah pengusaha berinisial Hty asal Bontang, Kalimantan Timur.

Dari sumber terpercaya Klikbontang, Hty diamankan Selasa (15/10/2019) sekira Pukul 17.00 Wita sore tadi. Komisi anti rasuah juga sudah menyegel ruang kantor Hty yang terletak di Jalan Sultan Syahrir, Kelurahan Tanjung Laut Indah.

"Iya benar, sore tadi ada penangkapan itu. Terkait proyek multyears perbaikan jalan poros Samarinda-Bontang-Kutim," bebernya.

Baca Juga: Ternyata Kasus OTT Kontraktor Asal Bontang Terkait Proyek Jalan Rp 155 M, Diduga Ada Suap 1,5 M

 Operasi ini diduga berkaitan dengan dugaan suap proyek perbaikan jalan Samarinda-Bontang senilai Rp 12 Miliar. Basaria belum menjelaskan identitas pihak yang diamankan. Dia hanya menyebut total ada delapan orang yang sudah diamankan KPK.

"Akan dibawa besok pagi kalau tidak salah ada delapan orang," ucapnya.

Pihak yang diamankan KPK tersebut masih berstatus sebagai saksi. KPK punya waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka. ***

Reporter : Neifa Jafar    Editor : M Andrian



Comments

comments


Komentar: 0