21 November 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Diskes Bontang Gelar Rapat Koordinasi Penanganan Korban Kesehatan Jiwa Akibat Napza


Diskes Bontang Gelar Rapat Koordinasi Penanganan Korban Kesehatan Jiwa Akibat Napza
Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang menggelar rapat koordinasi pemenang program pencegahan dan pengendalian masalah kesehatan napza (P2MKJN). Di ruang rapat Klinik Pegawai

KLIKBONTANG -- Menangani korban penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (Napza), memang memiliki tantangannya sendiri. Ada sejumlah persoalan dihadapi. Misalnya stereotype miring masyarakat korban napza, hingga menyebabkan ia tertutup atau menutup diri; takut diamankan pihak kemanan; dan bingung harus ke mana bila ingin lepas dari jerat hitam candu napza.

Namun bagaimana pun, eks pengguna napza mesti mendapat pertolongan. Sebab tak sedikit diantara mereka yang kadung kecanduan dan sukar lepas dari bahan adiktif itu.  

Atas dasar ini, Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang menggelar rapat koordinasi pemenang program pencegahan dan pengendalian masalah kesehatan napza (P2MKJN). Di ruang rapat Klinik Pegawai, Jalan Jend Ahmad Yani, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, Rabu (2/10/2019) siang.

Kasi Pengendalian Penyakit Tidak Menular Diskes Bontang, Nur Ilham menjelaskan, tujuan kegiatan ini ialah menguatkan koordinasi puskesmas se-Bontang menangani  korban penyalahgunaan napza. Sebab korban napza yang tak ditangani dapat berujung pada gangguan jiwa.

Selama ini pun, penanganan korban napza masih kurang optimal. Lantaran persoalan-persoalan yang telah disebutkan sebelumnya.

Namun, ujar Ilham, korban napza tersebut ditangani bila yang bersangkutan suka rela datang ke fasilitas kesehatan yang ada di Bontang. Seperti puskesmas dan rumah sakit.

Sejatinya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI telah menunjuk Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) untuk melayani korban napzah yang sukarela datang ke fasilitas kesehatan untuk mengurangi, dan terbebas dari kecaduan narkotika.

"Tapi sebenarnya kalau warga sukarela ke puskesmas justru dilindungi. Dalam artian, dia bukan pengedar, tapi terjerembab dan ingin melepaskan diri dari kecaduan napza," urainya

Di Bontang sendiri IPWL ada di RSUD Taman Husada dan Puskesmas Bontang Utara I. Namun pecandu bisa datang ke puskesmas seluruh Bontang. Disana mereka bakal menerima program penanganan yang telah disusun.

Dalam menyelenggarakan ini, Diskes Bontang bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Bontang.

Reporter : Fitri Wahyuningsih    Editor : Liah Mulyono



Comments

comments


Komentar: 1

  • kelly magdalena

    Main165.com merupakan situs game online modern, aman dan terpercaya. Buruan bergabung dan Menangkan Hadiah & permainan nya, Cukup 1 user id saja anda bisa banyak bermain game. Pelayanan cepat, aman & terbaik!, Cs kami siap melayani Anda 24 jam nonstop!!!
    Untuk info lebih lanjut bisa hub cs kami di livechat/Wa : +855973489346
    silahkan bisa di cek ke TKP dan buktikan sekarang juga. . .

    kelly magdalena   04 Oktober 2019 - 09:37:37 WIB

AwalKembali 1 LanjutAkhir
Untuk mengirim komentar, silahkan login atau registrasi terlebih dahulu !