16 Oktober 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

World Cleanup Day, Komunitas Peduli Sampah Gelar Aksi Bersih Lingkungan Bersama Masyarakat


World Cleanup Day, Komunitas Peduli Sampah Gelar Aksi Bersih Lingkungan Bersama Masyarakat
Wali Kota Neni Moerniaeni bersama Komunitas Peduli Sampah Kota Bontang saat peringatan World Cleanup Day di Taman Mangrove Kelurahan Berbas Pantai Bontang Selatan pada Sabtu (21/09/2019) pagi. (Foto: Syafril-KlikBontang)

KLIKBONTANG.COM - Peringati World Cleanup Day, ratusan relawan yang tergabung dalam Komunitas Peduli Sampah bersama Pemerintah Kota Bontang gelar aksi bersih lingkungan di Taman Manggrove Berbas Pantai Bontang Selatan, Sabtu (21/9/2019) pagi.

Hadir pada kesempatan itu Wali Kota Neni Moerniaeni, Plt Sekretaris Daerah Agus Amir dan sejumlah Kepala SKPD di lingkungan Pemkot Bontang, yang turut membersihkan beragam jenis sampah plastik yang bertebaran di sekitar lokasi wisata tersebut.

Koordinator Komunitas Peduli Sampah Kota Bontang Muhammad Saiful, mengatakan kegiatan ini kali kedua dilaksanakan pihaknya bersama 316 relawan. Didukung Pemkot dan sejumlah komunitas lain di Bontang, serta warga sekitar.

Tahun pertama World Cleanup Day dipusatkan di Bontang Kuala, dan berhasil mengumpulkan 293 Kilogram (Kg) sampah plastik yang bertumpuk di sungai Bontang.

"Harapannya sampah di Bontang bisa lebih ditekan, dan masyarakat lebih sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan," kata Muhammad Saiful.

World Cleanup Day tahun ini mengangkat tema "Cleanup for Peacefull Indonesia" karena bertepatan dengan Hari Perdamaian Internasional. "Dengan gotong royong, diharap dapat mempersatukan masyarakat Indonesia khususnya di Bontang," ucap Duta Peduli Sampah Kota Bontang 2018 Nurhana.

Sementara Wali Kota Neni Moerniaeni, mengapresiasi gagasan komunitas peduli sampah yang dinilai peduli terhadap lingkungan. Semangat para pemuda ini kata Neni, diharap dapat memotivasi masyarakat untuk lebih mencintai lingkungan sekitar dengan tidak membuang sampah sembarangan.

" Karena Bumi hanya satu, tempat kita berpijak dan tempat kita menghirup udara segar. Maka kita wajib menjaga kelestariannya," pesan Neni

Dicontohkan Neni, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah tanah air tak terkecuali Kalimantan Timur, merupakan salah satu aktivitas perusakan lingkungan yang sangat merugikan. Diantaranya bahaya kesehatan dari kabut asap yang ditimbulkan, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

"Maka dari itu mari kita jaga bumi ini. Kalau bukan sekarang kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi," pungkas Neni.

Selain di taman mangrove Berbas Pantai, aksi peduli lingkungan juga dilaksanakan di RT 14 Kelurahan Tanjung Laut Indah Bontang Selatan, melibatkan berbagai unsur masyarakat dengan melakukan pembersihan kawasan sekitar tempat tinggal. (*)

Reporter : Syafril D    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 1

  • kelly magdalena

    Halo guys Bagi yang ingin bermain game serta dapat penghasilan tambahan dengan bermodal kecil Dan Raih JackPot100% Dan dapatkan Triple Bonus dari kami, dalam satu account bisa bermain banyak game hanya di Main165com yahh :)
    https://bit.ly/2ksbC31 - https://bit.ly/2kWnpXI

    kelly magdalena   22 September 2019 - 12:43:45 WIB

AwalKembali 1 LanjutAkhir
Untuk mengirim komentar, silahkan login atau registrasi terlebih dahulu !