26 Agustus 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Tahun Ini, Seluruh Puskesmas di Bontang Ditarget Terakreditasi Paripurna


Tahun Ini, Seluruh Puskesmas di Bontang Ditarget Terakreditasi Paripurna
Wali Kota Bontang, dr Neni Moerniaeni didampingi Kepala Dinkes Bontang, dr Bahauddin (kanan) memberi sambutan saat membuka reakreditasi atau akreditasi ulang di Puskesmas Bontang Selatan II, Selasa (23/7/2019).

KLIKBONTANG.com -- Dinas kesehatan Kota Bontang melakukan reakreditasi atau akreditasi ulang di Puskesmas Bontang Selatan II, Selasa (23/7/2019). Kegiatan yang berlangsung di aula pertemuan Puskesmas Bontang Selatan II ini, dibuka Wali Kota Bontang, dr Neni Moerniaeni. Dihadiri pula Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang, dr Baharuddin.

Reakreditasi ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan dan kenyamanan pasien. Serta meningkatkan perlindungan bagi sumber daya manusia dan meningkatkan kinerja puskesmas. Ada tiga orang surveyor. Yakni, Berliana, Ni Nyoman Artini dari Samarinda, dan drg Etty Karjati dari Bandung, Jawa Barat. Mereka ditunjuk komisi akreditasi puskesmas.

Kepada klikBontang, Kepala Dinkes Bontang, dr Bahauddin, mengatakan sejak 2016, puskesmas yang ada di Bontang telah terakreditasi dan tahun ini diupayakan untuk terus meningkat dengan target akreditasi paripurna di tahun ini.

"Setahun terakhir kami sudah mendampingi setiap puskesmas dan klinik di Bontang. Ini semua demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, baik perorangan maupun kesehatan masyarakat," papar dia.

Sedikit informasi, sesuai dengan Ketentuan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 46 Tahun 2015 tentang akreditasi Puskesmas, klinik pratama, tempat praktik mandiri dokter dan dokter gigi, predikat hasil akreditasi dibagi menjadi paripurna, utama, madya, dasar dan tidak terakreditasi.

Saat ini enam puskesmas di Bontang, seluruhnya masih berstatus akreditasi madya. Paripurna adalah penilaian akreditasi tertinggi di Puskesmas. Banyak hal yang dinilai diakreditasi Puskesmas meliputi penyelenggaraaan administrasi manajemen, penyelenggaraan upaya Puskesmas, dan pelayanan klinis dasar.

Hal lain yang dinilai dalam akreditasi meliputi penilaian tenaga kesehatan, fasilitas dan program yang ada di Puskesmas. Perekrutan tenaga kesehatan dilakukan dengan cara menghitung angka beban kerja di wilayah kerja, angka ini memerlukan jumlah penduduk di wilayah kerja Puskesmas.

Kemudian fasilitas kesehatan yang perlu ada di Puskesmas adalah fasilitas rawat jalan, tindakan minor, pemeriksaan laboratorium dan konseling kesehatan ibu dan anak.

Dalam penilaian akreditasi melibatkan berbagai pihak meliputi struktural Puskesmas, tenaga medis, dan masyarakat sekitar. Penilaian akreditasi nasional diselenggarakan oleh komite akreditasi nasional, anggota komite harus memenuhi beberapa kriteria yang sudah ditetapkan oleh Menteri Kesehatan. (INFORIAL)

Reporter : M Safril    Editor : Said NR



Comments

comments


Komentar: 0