12 November 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

APBD Balikpapan akan Difokuskan untuk Penanganan Banjir


APBD Balikpapan akan Difokuskan untuk Penanganan Banjir
Banjir yang sempat melanda Kota Balikpapan, belum lama ini.

KLIKBONTANG.com -- Masalah banjir menjadi persoalan yang serius untuk segera ditangani di Kota Balikpapan. Kalimantan Timur. Ketinggian air dan titik genangan yang terus bertambah menjadi tolok ukur banjir di Kota Balikpapan menjadi semakin parah.

Setiap tahun Kota Balikpapan menjadi langganan banjir ketika musim hujan tiba bersamaan dengan pasang air laut.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Balikpapan Abdullah berjanji akan memfokuskan alokasi anggaran untuk penanganan bencana banjir di Kota Balikpapan. Total anggaran yang dialokasikan saat ini mencapai Rp126 miliar, dan akan kembali diperjuangkan untuk ditingkatkan pada tahun berikutnya.

Meski bencana banjir yang terjadi di Balikpapan tidak separah di Samarinda, bencana banjir di Balikpapan menyebabkan kerugian di masyarakat.

Menurut Abdullah, meski terjadi kenaikan permukaan air dan penambahan titik genangan air. Di Balikpapan tidak ada genangan air yang  menggenangi rumah warga hingga berhari-hari. Banjir di Kota Balikpapan berangsur-angsur surut beberapa jam ketika hujan reda.

Abdullah menjelaskan penanganan masalah banjir di Kota Balikpapan harus diselesaikan secara bertahap agar tidak menjadi semakin parah seperti di Kota Samarinda. “Kita mengatasinya secara bertahap yang jelas ada progress,” jelas Abdullah.

Menurut Abdullah, Pemerintah Daerah harus fokus dalam menjalankan program penanganan banjir, sehingga tindak lanjut yang dilaksanakan dapat dirasakan oleh masyarakat.

Seperti pembenahan Bendungan Pengendali (Bendali). Baik Bendali yang dikelola pemerintah atau Bendali yang sudah dibangun oleh para pengembang perumahan. Tindak lanjut dari program yang dilaksanakan diharapkan dapat dirasakan dan dampak banjir yang ditimbulkan dapat dikurangi.

“Perlu dilakukan pembenahan seperti waduk dan sebagainya, untuk mengatasi banjir secara bertahap,” ujarnya.

Abdullah menegaskan Pemerintah Kota Balikpapan harus mampu memaksimalkan penggunaan anggaran yang telah dialokasikan untuk menanggulangi masalah banjir.

“Kita harus memaksimalkan anggaran yang ada dan prioritas kegiatan yang utama,” ungkapnya.

Masalah banjir akan menjadi salah satu program utama yang akan dialokasikan dalam penyusunan anggaran daerah. Dia menambahkan pihaknya telah menaikkan anggaran penanganan banjir di Balikpapan pada APBD 2019 sebesar Rp126 miliar. Naik dibandingkan tahun sebelumnya, sebesar Rp89 miliar.

Anggaran tersebut masih memfokuskan pada perbaikan dan pembuatan drainase, serta normalisasi daerah aliran sungai. ***

Reporter : Ramadhan NR    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0