19 November 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Mau Siap-Siap Sahur, Warga Samarinda Dikejutkan Kobaran Api


Mau Siap-Siap Sahur, Warga Samarinda Dikejutkan Kobaran Api
Warga ikut membantu memadamkan kobaran api di aJlan Jelawat, Kelurahan Sidodamai, Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (27/5/2019) dini hari tadi.

KLIKBONTANG.com -- Kebakaran hebat melanda permukiman padat di Jalan Jelawat, Kelurahan Sidodamai, Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (27/5/2019) dini hari tadi.

Di tengah kepanikan, warga yang tengah bersiap untuk makan sahur langsung bergegas menyelamatkan harta mereka. Upaya pemadaman tidak berjalan mudah karena jalan yang sempit membuat mereka tidak leluasa menjangkau titik api.

Warga menyebut kebakaran bermula dari salah satu rumah di Gang 8 tepat dibelakang Sekolah SDN 001 Kota Samarinda. Namun, karena sebagian besar rumah terbuat dari kayu, kebakaran dengan cepat meluas.

Setelah berjibaku selama lebih satu jam api akhirnya bisa dipadamkan. Sejauh ini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.

Gusti Krisna, Humas Balakarcana Mota Samarinda menjelaskan, kondisi api semakin membesar dikarenakan permukiman rumah permanen yang terbakar berbahan dasar kayu.

"Apinya semakin membesar karena memang rumah permanen di sekitar sini rata-rata terbuat dari kayu. Maka api mudah sekali merembet ke bangunan disebelahnya," jelasnya.

Sementara, Haji Udi, selaku relawan pemadam kebakaran Kota Samarinda menyebutkan, jumlah rumah yang terbakar diperkirakan mencapai 5-7 bangunan.

"Iya kebakaran ini menghanguskan sekitar 5 sampai 7 rumah warga di Jalan Jelawat Kota Samarinda," sebutnya.

Udi juga menambahkan kendala saat proses pemadaman, ialah banyaknya warga sekitar yang memadati lokasi kebakaran. Sehingga memerlambat dan memersempit ruang gerak petugas pemadam kebakaran.

"Kendala dari proses pemadaman api tadi, dikarenakan banyaknya warga yang datang ke lokasi kebakaran untuk menyaksikan. Sehingga gerak petugas pemadam terhambat. Jadi kami imbau kepada masyarakat, apabila ada musibah kebakaran, diharapkan tidak mengerumuni lokasi kebakaran," imbaunya. ***

Reporter : Inara Dafina    Editor : M Andrian



Comments

comments


Komentar: 0