16 Juni 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Ramaikan Ramadan, Remaja Masjid Adu Kreativitas Berlafazkan Islam


Ramaikan Ramadan, Remaja Masjid Adu Kreativitas Berlafazkan Islam
Peserta menerima trofi dan sertifikat usai menyabet juara dalam lomba di gema Ramadan 2019.

KLIKBONTANG.com -- Apa yang tebersit di pikiran Anda kala mendengar soal ''Ikatan Remaja Masjid?'' Melakukan kajian keagamaan rutin yang sukar nan berat? Atau, sekadar berkumpul di masjid ketika ramadan tiba?

Sebetulnya, kedua-duanya benar. Namun tidak semonoton itu. Generasi Muda Islam (Gema) Masjid Al Mujahidin ingin sedikit memperbaiki persepsi publik. Tak melulu kegiatan yang disebutkan diawal.

Irma masjid juga mampu menghelat kegiatan yang mengasah kreativitas, namun tak melalaikan aspek-aspek keagamaan. Dalam hal ini, nilai-nilai islami.

Malalui kegiatan Gema Ramadan. Inilah wadah dimana putri-putra islami yang tergabung dalam Gema atau Irma masjid di Kelurahan Lok Tuan, Guntung, dan Kampung Sidrap unjuk kebolehan. Bertajuk ''Menghadapi Revolusi Industri 4.0 Dengan Mengkolaborasikan Akhlakul Karimah Menuju Bontang Smart.'' Kegiatan positif ini telah menginjak gelaran ke-10 kalinya. Sejak perdana dihelat pada 2009 silam.

''Sudah 10 tahun Gema Ramadan dilaksanakan. Dan kegiatan ini memang agenda rutin Gema Masjid Al Mujahidin,'' terang Ketua Panitia Gema Ramadan Ke-X, Muhammad Fiqram. Kala ditemui di kantor sekretariat Masjid Al Mujahidin. Jalan RE Martadinata, Kelurahan Lok Tuan, Kecamtan Bontang Utara, Minggu, (26/5/2019) siang.

Lebih jauh dia menerangkan. Secara keseluruhan terdapat 90 peserta berpartisipasi dalam Gema Ramadan tahun ini. Mereka berasal dari 8 perwakilan gema masjid, dan satu organisasi islam di Bontang. Sedangkan, terdapat 7 lomba dipertandingkan. Yakni lomba azan, video dakwah, cerdas cerma islami (CCI), syahril, tartil, cerpen, dan poster.

''Dari seluruh lomba yang digelar, lomba azan paling banyak pesertanya. Sekitar 50-an orang,'' tuturnya ramah.

Gema ramadan dihelat selama empat hari. Mulai 21 Mei hingga 25 Mei 2019. Seluruh rangkaian kegiatan dihelat di sekitar masjid Al Mujahidin. ''Penutupannya Sabtu malam (25 Mei, red),'' jelas Fiqram.

Tujuan kegiatan ini sejatinya amat sederhana. Untuk menguatkan tali silaturahmi antar irma atau gema di Lok Tuan pada khususnya, dan Bontang pada umumnya.

Namun berkenaan dengan tema pada tahun ini. Dikatakan Fiqram, pihaknya ingin membuktikan bahwa Irma atau Gema masjid juga sangat siap dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0, dengan tetap mengedepankan akhlakul karimah.

Sebabnya tahun 2019 ini, penyelenggara menambahkan 2 lomba khusus. Yakni poster dan video dakwah. ''Kalau postenya itu harus dibuat secara digital, dengan membawa pesan-pesan islami di dalamnya. Terus kalau videonya jelas, harus video-video dakwah yang mengajak pada kebaikan,'' terangnya pada reporter KlikBontang.

Sementara itu, Ketua Gema Al-Mujahidin, Ika Damayanti berharap gelaran Gema Ramadan menjadi motor penggerak bagi irma atau gema masjid lain untuk menghelat kegiatan serupa. Bukan untuk saling unjuk keunggulan, semata untuk memperkuat tali silaturahmi.

Sebelum menutup percakapan. Fiqram menuturkan terima kasih mendalam pada seluruh pihak yang mendukung, hingga suksesnya gema ramadan 2019. Baik kepada seluruh panitia, peserta lomba, dan sponsor.

Tak lupa ia menyampaikan harapaannya. Agar kedepan, kegiatan ini terus kontinu, dengan pergelaran lebih besar, serta turut melibatkan irma atau gema se-kota Bontang.

''Semoga kegiatan ini terus belanjut di tahun mendatang. Dan pesertanya akan lebih luas. Tidak hanya irma (Atau Gema) sekitar Lok Tuan, namun juga kota Bontang,'' pungkasnya. ***

Reporter : Fitri Wahyuningsih    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0