16 Juni 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Sandiaga: Sulit Mengatakan Pemilu Kita Berjalan Jujur dan Adil


Sandiaga: Sulit Mengatakan Pemilu Kita Berjalan Jujur dan Adil
Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno saat menggelar jumpa pers di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (24/5/2019).

KLIKBONTANG. com -- Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno memastikan bahwa pihaknya akan mengajukan permohonan sengketa hasil Pilpres 2019 Mahkamah Konstitusi (MK).

Pendaftaran sengketa akan dilakukan pada Jumat (24/5/2019) pukul 20.30 WIB oleh tim kuasa hukum yang diketuai Bambang Widjojanto.

Sandiaga mengatakan, upaya tersebut ditempuh sebagai bentuk tuntutan masyarakat terhadap pelaksanaan pemilu. Menurut dia, sulit untuk mengatakan pemilu telah berjalan secara baik, jujur dan adil.

"Jalan ini kami tempuh sebagai bentuk tuntutan masyarakat, tuntutan rakyat Indonesia atas kekecewaan dan keprihatinan rakyat terhadap pelaksanaan Pemilu," ujar Sandiaga saat menggelar jumpa pers di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (24/5/2019).

"Sangat sulit untuk mengatakan bahwa pemilu kita sudah berjalan dengan baik, jujur dan adil," ucapnya.

Pihak Badan Pemenangan Nasional, kata Sandiaga, mendapatkan berbagai laporan dari masyarakat yang melihat praktik dugaan kecurangan selama pelaksanaan pemilu.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menuturkan, masyarakat berhak untuk menentukan nasibnya melalui proses demokrasi yang jujur dan adil.

"Kami mendapatkan berbagai laporan dari anggota masyarakat yang melihat dengan mata kepala sendiri dan mengalami banyak ketidakadilan yang terjadi selama pelaksanaan pemilu kemarin," kata Sandiaga.

Sebelumnya, Prabowo menolak hasil rekapitulasi nasional yang dilakukan KPU. Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU itu, Prabowo kalah suara dari pasangan calon presiden dan wakil presiden 01, Jokowi-Ma'ruf. Selisih suara keduanya mencapai 16.594.335.

Pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin menang di 21 provinsi. Sedangkan paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menang di 13 provinsi.

Adapun Jokowi-Ma'ruf unggul dengan 85.036.828 suara atau 55,41 persen. Sementara Prabowo-Sandi mendapatkan 68.442.493 suara (44,59 persen). **

Reporter : Inara | Kompas    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0