19 Agustus 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

4 Tahun Buron Narkoba, Hendra Diciduk di Rumahnya


4 Tahun Buron Narkoba, Hendra Diciduk di Rumahnya
Hendra bersama barang bukti diamankan Polres Bontang. (IST)

KLIKBONTANG.com -- Empat tahun jadi target operasi (TO). Satuan Reserse Narkoba Polres Bontang baru sanggup menciduk Hendra alias Ortu (33). Terduga pengedar narkotika ilegal di Bontang.

Masuknya Hendra dalam daftar TO. Sebab berdasar keterangan beberapa pelaku pengedar narkoba ilegal di Bontang yang telah diamankan. Banyak yang menyebutkan nama Hendra. Pria ini diduga merupakan pemain lama. Dalam menjalankan rantai bisnis narkotika di Kota Bontang, Kalimantan Timur.

Kepolisian menangkap Hendra di kediamannya. Jalan Diponegoro, Kelurahan Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan, Selasa (12/3/2/2019) malam.

Kala menciduk Hendra di rumahnya, kepolisian segera lakukan penggeledahan. Dari kantung celana Hendra. Polisi mendapati 1 bungkus plastik klip bening berisi butiran Kristal dengan berat kotor 3,10 gram. Diduga itu merupakan narkotika jenis sabu.

Selain barang tersebut. Di lokasi penangkapan, kepolisian juga menemukan barang lain. Berupa 12 plastik klip, 16 buah pipet kaca, 1 buah dompet hijau, 1 lembar celana pendek biru, uang tunai sebesar Rp 1, 2 juta, 1 buah ponsel lipat, 1 buah korek gas, 2 buah potongan sedotan berujung runcing dan 1buah timbangan digital.

Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti melalui Kasubbag Humas Iptu Suyono menerangkan bila tersangka Hendra Alias ORTU merupakan Target Operasi (TO) Polres Bontang sejak empat tahun silam. Informasi ini dihimpun berdasar keterangan beberapa tersangka kasus Narkoba telah diamankan.

"Dari keterangan Hendra Alias ORTU menyebut bila barang haram tersebut diperoleh dari AC (DPO) pada saat sebelum ditangkap, Selasa (12/3/2019) jam 16.00 Wita," kata Suyono.

Usai penangkapan. Kepolisian mengamankan Hendra berikut barang bukti ke Polres Bontang. Dalam kasus ini, penyidik menjerat Hendra dengan undang-undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 112 atau 114. "Hendra terancan kurungan penjara selama 20 tahun," terang Suyono. ***

Reporter : Fitri Wahyuningsih    Editor : Said NR



Comments

comments


Komentar: 0