23 September 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Proses Verifikasi Penghuni Rusus Nelayan Tak Libatkan DKP3, Potensi Salah Sasaran Besar


Proses Verifikasi Penghuni Rusus Nelayan Tak Libatkan DKP3, Potensi Salah Sasaran Besar
Rusli, Anggota Komisi III DPRD Bontang. (Ist)

KLIKBONTANG.com -- Proses verifikasi terhadap nelayan yang menghuni rumah khusus ternyata tak melibatkan Dinas Ketahanan Pangan Perikanan dan Pertanian (DKP3) Bontang. Sebab itu potensi salah sasaran penerima bantuan program tersebut cukup besar.

Dugaan ini diungkapkan Anggota Komisi III DPRD Bontang M Rusli usai menggelar RDP dengan dinas terkait. Di dalam rapat , perwakilan dari DKP3 memang  mengungkapkan tak dilibatkan dalam program tersebut. Proses verifikasi sepenuhnya ditangani  Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Bontang yang melibatkan Ketua RT.

Rusli menyanyangkan koordinasi yang buruk antar instansi terkait. Padahal, keterlibatan DKP3 dinilianya sangat vital dalam proses verifikasi.

“Data yang valid ada di DKP3 bukan di RT maupun Lurah, jika hanya mengambil data dari RT, data-data yang disampaikan belum tentu bisa dipertanggung jawabkan,” tegas Rusli.

Karena proses verifikasi yang lemah, ada kemungkinan informasi yang diberikan kepada dinas Perkim tidak sesuai fakta di lapangan.

“Jangan sampai kita salah sasaran, yang seharusnya mendapatkan perumahan khusus nelayan tersebut jadi tidak, ini bisa jadi polemik di masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Rina Nurhayati perwakilan dari Dinas Perkim mengatakan bahwa Dinas Perkim memang tidak berkoordinasi dengan DKP3, pasalnya pihak Perkim langsung berkoordinasi dengan para RT di Kelurahan Bontang Lestari dan  menganggap perumahan tersebut dikhususkan untuk para nelayan Bontang Lestari yang berstatus nelayan yang tidak memiliki rumah.

Menanggapi itu,  Rina menjelaskan,  para penghuni perumahan khusus nelayan tersebut akan dievaluasi selama satu tahun setelah dilakukan penyerahan, jika dalam kurun waktu satu tahun tidak sesuai dengan kriteria yang ditentukan, maka pihaknya akan meminta mengosongkan rumah dan akan mengganti dengan penghuni lain.

“Evaluasi ini telah berjalan Pak, dan jika tidak sesuai maka kami akan meminta mereka mengosongkan rumah, ini sudah sesuai dengan SK,” jelasnya. (adv)

Reporter : Feina Fajar    Editor : M Andrian



Comments

comments


Komentar: 0