15 Oktober 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

616 Ribu Lembar Surat Suara Mulai Dilipat


616 Ribu Lembar Surat Suara Mulai Dilipat
Salah satu petugas mulai melipat surat suara di gedung logistik III Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang di Jalan MT Haryono, Rabu (13/3/2019).

KLIKBONTANG.com -- Sejak Rabu (13/3/2019) pagi sekira pukul 07.50 Wita. 100 orang telah menyesaki pelataran gedung logistik III Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang di Jalan MT Haryono.

Sebelum memasuki gedung bercat biru itu. Seluruh barang bawaan mereka mesti ditanggalkan. Tas, ponsel, kamera, rokok, makanan ringan dan minuman. Semua ditinggal.

Setelahnya. Pengecekan masih dilakukan. Seluruh badan diperiksa aparat kemanan. Juga, mereka yang tak kenakan tanda pengenal. Tak diizinkan memasuki gedung.

Usut punya usut. 100 orang ini merupakan orang pilihan KPU. Guna melipat dan sortir lebih dari 616 ribu lembar kertas suara pemilu serentak 17 April mendatang. Mereka bakal bertugas selama 10 hari. Terhitung mulai 13 Maret hingga 23 Maret.

Sebelum sortir dan lipat dimulai. Tepat pukul 08.17 Wita. Plt KPU Bontang, Agusyani memberi pengarahan. Perihal regulasi selama melakukan pelipatan. Seperti jam kerja, apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan di ruang pelipatan, dan aturan bila ingin keluar ruang sortir.

''Anda yang ada disini itu menjadi saksi sejarah. Kami semua disini (KPU, Bawaslu, Kepolisian) belum pernah liat tampak surat suara asli. Anda malah liat dan pegang duluan,'' terang Agusyani yang disambut tawa.

Selain itu Agusyani menginstruksikan. Agar petugas memastikan kertas suara benar-benar dalam kondisi baik. Tak ada cacat sedikitpun. Seperti nama kota tak salah, tak ada buram, robek, basah, atau kabur.

‘’Tolong kalau ada yang cacat. Segera beritahu petugas kami yang ada di sini,’’ terang dia.

Menemani Agusyani pagi itu. Ada komisioner KPU, Erwin. Perwakilan Bawaslu, dan petugas keamanan dari Polres Bontang. Setelah seluruh instruksi diberikan. Secara serentak petugas membuka kotak kardu yang telah disediakan di hadapan mereka. ***

Reporter : Fitri Wahyuningsih    Editor : Said NR



Comments

comments


Komentar: 0