16 Juni 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Gas Melon Sering Langka, Agen di Bontang Keluarkan Kartu Sakti


Gas Melon Sering Langka, Agen di Bontang Keluarkan Kartu Sakti
Masriadi menunjukan kartu sakti untuk membeli gas melon 3 kilogram.

KLIKBONTANG.com -- Kelangkaan gas melon 3 kilogram di Kota Bontang, Kalimantan Timur kerap terjadi. Salah satu agen resmi elpiji 3 kilogram bersubsidi di Bontang, PT Pantai Subur pun menyiasati dengan 'Kartu Sakti'.

Ya, kartu sakti yang diproduksi PT Pantai Subur ini diberikan khusus warga miskin pengguna gas melon. Kartu berwarna hijau itu wajib dibawa setiap membeli gas melon. Jika tidak, agen tidak melayani.

Direktur PT Pantai Subur, Masriadi menyebut rencana penerbitan kartu ini telah digodok sejak tahun lalu. Namun, belum didistribusikan karena masih proses penyempurnaan dan dikaji lagi.

''Awal tahun (2019, red) sebenarnya sudah mau diaktifkan. Tapi masih sebagian dulu. Kita masih pelajari lagi,'' papar dia ketika ditemui di kantornya di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Lok Tuan, Kecamatan Bontang Utara, Selasa (12/3/2019) pagi.

Dia menjelaskan, ide mengeluarkan kartu ini murni inisiatif pihaknya. Ini merupakan respon dari seringnya gas melon langka di kota taman. ''Masalahnya, banyak orang yang tidak berhak dapat gas 3 kilo. Jadi mau stok berapa juga. Enggak akan cukup,'' beber dia.

Saat ini, kartu tersebut belum bisa diaktifkan sepenuhnya. Mengingat pihaknya masih mempelajari untuk memastikan agar pemegang kartu tepat sasaran.

Disinggung jumlah penerbitan kartu, Masriadi menyebut akan menyebarnya ke 42 pangkalan gas melon. Tiap pangkalan bakal diberikan 400-an lembar kartu. Jadi diperkirakan 16 ribu-an kartu.

"Makanya banyak juga kartu perlu dicetak. Belum lagi kita pastikan, yang dapat kartu itu memang layak,'' jelasnya.

Lalu, untuk mendapatkan kartu sakti ini, tiap pemohon wajib membawa kartu keluarga (KK), kartu tanda tidak mampu, dan kartu tanda penduduk (KTP). Jika memenuhi syarat sebagai warga kurang mampu.

Nantinya, pembelian gas melon pemegang kartu akan dimonitoring. Satu pemegang kartu, pengguna rumah tangga hanya diperkenankan membeli 4-5 tabung gas melon per bulannya. Serta pemilik UMKM hanya berhak 9 tabung.

''Ini masih jadi pertimbangan juga. Soalnya ada juga rumah tangga ngaku pakai gas 7 tabung per bulan. Hal-hal begini masih kami pelajari lagi,'' kata Marsidi.

Masih ada kendala lain. Kerap ada sejumlah warga nakal. Berlangganan gas melon di dua atau lebih agen. ''Hari Senin mamanya beli gas di Agen A. Nanti Selasa anaknya beli gas di Agen B. Masalah juga buat kami kalau sudah begini,'' timpal Musdalifah, staf administrasi.

Oleh sebab itu. Untuk semakin menyempuranakan kartu saktinya. Pun guna memastikan gas melon tepat sasaran. Pantai Subur berencana bekerja sama dengan Ketua RT. Mendata jumlah warga kurang mampu dan pemilik UMKM berdiam di RT itu. Nantinya beberapa RT akan dihimpun. Satu agen resmi akan ditunjuk hanya untuk layani warga RT telah di tetapkan

''Misal ada agen A. Itu nanti hanya boleh layani pembelian elpiji dari warga RT yang telah kami tetapkan. Yang jelas harus punya kartu kalau mau beli gas 3 kilo,'' pungkasnya. ***

Reporter : Fitri Wahyuningsih    Editor : Suriadi Said



Comments

comments


Komentar: 0