16 September 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Pelayanan Kesehatan Kerap Tumpang Tindih, Bontang dan Kukar Susun PKS


Pelayanan Kesehatan Kerap Tumpang Tindih, Bontang dan Kukar Susun PKS
dr Bahauddin (kanan) menerima kunjungan Diskes Kukar ruang rapat Diskes, Gedung Graha Taman Praja, Bontang Lestari, Senin (18/2/2019) siang.

KLIKBONTANG.com -- Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang menerima kunjungan kerja Diskes Kutai Kartanegara (Kukar), di ruang rapat Diskes, Gedung Graha Taman Praja, Bontang Lestari, Senin (18/2/2019) siang.

Kunjungan ini bertujuan untuk membahas rancangan draf perjanjian kerja sama (PKS) antar kedua OPD itu. Sebab, kerap terjadi tumpang tindih penanganan atau saling lempar tanggung jawab soal penanganan kesehatan masyarakat.

Misalnya, ada warga Kukar yang sakit tapi justru berobat ke fasilitas kesehatan yang ada di Bontang. Atau sebaliknya, bila warga Bontang yang sakit, dan berobat ke Kukar. PKS ini memperjelas tindakan yang mesti diambil masing-masing OPD. "Pada penyusunan draft PKS inilah, semua perlu ditegaskan," jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskes Kota Bontang dr Bahauddin.

Seluruh pihak sependapat, memberi pelayanan kesehatan terbaik pada masyarakat adalah kewajiban. Namun baik Diskes Bontang atau Kukar harus mengetahui benar tanggung jawab masing-masing.

Kasus seperti ini acap terjadi pada fasilitas kesehatan yang terletak di perbatasan. Misalnya Puskesmas Bontang Lestari yang kerap menerima pasien dari Kukar. Sebab pada dasarnya, posisi Puskesmas Bontang Lestari berada di daerah perbatasan, Bontang-Kukar.

Selain itu, lanjut dr Bahauddin, draf pembahasan yang cukup alot didiskusikan ialah mengenai penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Diskes Kukar ajukan poin ini ditambahkan dalam draf. Namun pihak Bontang menolak. Dengan dalih, untuk di Bontang, penanganan kasus itu bukan ranah Diskes. Tapi Dinas Pemberdayaan Perempuan.

Akhirnya seluruh pihak ambil jalan tengah. Ajuan Diskes Kukar masuk ke draf, namun Bontang tidak bertugas mengani kasus itu. Namun hanya jadi perantara pada OPD terkait dengan tetap menjalin komunikasi.

"Ya, seluruh klausul yang masuk rencananya bakal tertuang dalam nota kesepahaman (MoU)," tambah dia/

Dikesempatan ini, hadir 16 orang perwakilan dari Pemkab Kukar. Mereka berasal Diskes dan Puskesmas di Kukar. Rombongan ini dipimpin Plt. Kepala Diskes Kukar, Arpan Boma.

Sebelum mengakhiri rapat, Arpan Boma menuturkan apresiasinya terhasap antusiasme seluruh pihak, baik Diskes Bontang-Kukar dalam pembahasan draf PKS hari ini.

"Saya senang sekali lihat antusiasmenya dalam rapat pembahasan hari ini. Semoga pembahasan kita bisa semakin memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan masyarakat Kedepannya," tutup Arpan Boma. ***

Reporter : Fitri Wahyuningsih    Editor : Said NR



Comments

comments


Komentar: 0