23 Mei 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Bukannya Baca Buku, 20 Pelajar Terjaring saat Malam Valentine


Bukannya Baca Buku, 20 Pelajar Terjaring saat Malam Valentine
Satpol PP menyisir lokasi nongkrong kawula muda di Kota Bontang saat malam Valentine Day, Kamis (14/2/2019).

KLIKBONTANG.com -- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bontang menemukan 20 pelajar berkeliaran malam yang bertepatan Valentine Day atau Hari Kasih sayang, padahal sudah pukul 22.00 Wita lebih, Kamis (14/2/2019).

Malam valentine atau biasa disebut hari kasih sayang, dimanfaatkan Satpol PP yang menerjunkan puluhan personel menyisir lokasi yang diduga digunakan sebagai tempat mesum. Juga mengantisipasi adanya penggunaan obat-obat terlarang. Sekaligus menegakan Perda Wajar pukul 19-21 atau Wajib belajar mulai pukul 19-21.00 Wita.

Operasi dimulai sekira pukul 21.00 Wita, petugas memulainya di kawasan Hutan Mangrove Berbas Pantai, lalu ke Lapangan Kampung Baru. Setelah itu menuju arah Bontang Kuala (BK). Di trotoar BK terdapat anak sekolah yang berkeliaran.

Mereka mengaku pelajar. Namun tidak dapat menunjukkan kartu identitas pelajarnya. Satpol PP pun memberikan nasihat dan meminta mereka segera kembali ke rumah masing-masing.

"Kami arahkan untuk kembali ke rumahnya. Karena sudah larut malam," ujar Kasatpol PP, Ibnu Gunawan.

Setelah dari situ, Satpol PP menyisir Taman Adipura. Di situ kembali didapati sekumpulan anak sekolah. Bahkan ada sebagian yang melarikan diri saat melihat petugas datang. Mereka mengaku hanya nongkrong dan tidak berbuat apa-apa.

"Ditakutkan ada yang mengonsumsi minuman keras. Tapi kami tidak temukan," jelasnya.

Lebih lanjut, usai mengecek seluruh Taman Adipura, petugas menuju Kilometer 6, lalu mengarah ke Lapangan Pisangan HOP 1. Terakhir dilakukan penyisiran di Kelurahan Bontang Baru.

"Bukan cuma hanya anak sekolah sasaran kami. Tapi juga orang dewasa yang sekira melakukan hal yang tidak baik. Tapi malam ini tidak ditemukan," imbuhnya.

Beberapa Pemerintah Kabupaten atau Kota di Kalimantan Timur telah mengeluarkan surat edaran soal larangan perayaan valintine. Seperti di Kabupaten Berau. Namun di Kota Bontang tidak demikian.

Wali Kota Neni Moerniaeni menyebut pelajar di Kota Taman tidak terbiasa merayakannya. Sebab bukan budaya di Bontang “Kalau di Bontang tidak terbiasa melaksanakan valentine day. Karena bukan budaya kita," jelasnya. ***

Reporter : Arsyad Mustar    Editor : KLIKGROUP



Comments

comments


Komentar: 0