18 Januari 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Kasus Perceraian Meningkat, Setahun Ada 471 Janda di Bontang


Kasus Perceraian Meningkat, Setahun Ada 471 Janda di Bontang
Ilustrasi

KLIKBONTANG.COM - Sepanjang tahun 2018, Pengadilan Agama (PA) Bontang menangani sebanyak 544 perkara perceraian. Dari ratusan perkara tersebut, 314 di antaranya merupakan perceraian yang diajukan istri kepada suami.

Sementara cerai talak yang diajukan oleh pihak suami berjumlah 156 kasus. Perkara perceraian kurun waktu 2018 meningkat dibandingkan perkara tahun 2017, yakni hanya 337 perkara.

Firlyanti selaku Humas PA Bontang menyebut, dari 544 perkara perceraian, total perkara yang diputus yakni sebanyak 471 perkara. Selanjutnya, perkara yang berhasil dimediasi, yaitu 103 perkara.

"Hanya 260 kasus yang dikabulkan dari 314 perkara yang diajukan oleh istri, sisanya ditolak, gugur dan juga dicabut," katanya saat ditemui Jumat (11/01/2019).

Begitupun dengan cerai talak, lanjut perempuan ramah senyum itu, dari 156 kasus hanya 111 pengajuan perceraian yang dikabulkan. Selain itu, untuk perkara perceraian yang belum berhasil dimediasi masih terdapat 73 perkara.

"Ada beberapa yang mencabut gugatan cerai atau talak setelah dilakukan mediasi oleh Pengadilan Agama," imbuhnya.

Sesuai data yang dihimpun Klikbontang.com, yang melatar belakangi ratusan perkara itu didominasi ketidakharmonisan dalam rumah tangga, yakni 262 perkara. Menyusul 51 perkara karena tidak ada tanggung jawab, kemudian 33 perkara dikarenakan faktor ekonomi. (*)

Reporter : Arsyad Mustar    Editor : KLIKGROUP



Comments

comments


Komentar: 0