18 Januari 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Mayoritas Hamil di Luar Nikah, 23 Pasangan Ajukan Dispensasi Nikah


Mayoritas Hamil di Luar Nikah, 23 Pasangan Ajukan Dispensasi Nikah
Ilustrasi.

KLIKBONTANG.com -- Selama kurun 2018 Pengadilan Agama (PA) Bontang, Kalimantan Timur mencatat telah menerima 23 permohonan dispensasi pernikahan. Adapun dispensasi pernikahan itu disebabkan mempelai masih di bawah umur. Semuanya pun dikabulkan.

Humas PA Bontang, Firlyanti, Jumat (11/01/2019) mengatakan, dispensasi nikah tersebut mayoritas disebabkan karena anak di bawah umur telah hamil sebelum menikah. Padahal, dari segi usia, mereka belum diperbolehkan untuk menikah sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kata Firlyanti, pengajuan dispensasi nikah tersebut masing-masing memiliki latar belakang. Namun paling mendominasi ialah hamil di luar nikah. "Sekitar 90 persen karena hamil luar nikah," sebut Firlyanti saat diwawancarai di Kantor PA Bontang, Jumat (11/01/2019).

Dia juga menyebut, rata-rata yang mengajukan dispensasi nikah tersebut merupakan anak di bawah umur dan masih sekolah. Namun dikabulkan, karena kedua belah pihak telah sepakat untuk menikah. "Ada pertimbangan yang akhirnya dikabulkan. Selain sepakat untuk menikah, juga kondisinya sudah seperti itu, hamil," katanya.

Ironisnya lagi, dari sekian perkara, kebanyakan yang di bawah umur merupakan dari kaum adam. Artinya, sang laki-laki lebih muda ketimbang kaum perempuan.

Lanjut Dia mengatakan, dengan melihat Kota Bontang sebagai kota kecil ini, jumlah perkara itu cukup tinggi. Jika dihitung, setiap bulannya kasus serupa terjadi rata-rata 2 perkara. "Semua dikabulakan. Karena itu, hampir semuanya hamil di luar nikah," pungkasnya.

Pemberian batasan minimal usia pernikahan tersebut sebenarnya bukan tanpa tujuan. Pembatasan usia mengandung maksud agar suatu pernikahan benar-benar dilakukan calon mempelai baik pria maupun wanita yang matang jiwa raganya.

Hal ini pula sesuai ketentuan Pasal 1 UU Nomor 1 Tahun 1974 adalah bertujuan membentuk keluargan ( rumah tangga ) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. ***

Reporter : Arsyad Mustar    Editor : KLIKGROUP



Comments

comments


Komentar: 0