16 Februari 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Norma, Menjaga Bontang Tetap Bersih selama 16 Tahun


Norma, Menjaga Bontang Tetap Bersih selama 16 Tahun
Norma sedang membersihkan ruas Jalan Cipto Mangunkusomo meski terik panas. (FITRI/KLIKBONTANG)

KLIKBONTANG.com -- Matahari belum lagi turun dari peraduannya. Cuaca Kota Bontang, Kalimantan Timur sedang terik-teriknya. Tapi Norma tidak perduli. Tugas diembannya besar. Yakni menjaga Kota Taman tetap bersih, asri, sedap dipandang.

Bersenjatakan sapu lidi, serok sampah terbuat dari kaleng bekas minyak goreng, sarung tangan, masker, dan topi. Cuaca panas tak dihiraukan. Norma tetap menyusuri Jalan Cipto Mangunkusumo. Memastikan kawasan yang menjadi tugasnya tetap bersih. Perlahan. Mulai dari lampu merah Bukit Sekatup Damai (BSD) hingga menuju bundaran Hotel Sintuk.

‘’Ini jadwal sore saya, Dek. Dari jam 1-4 siang. Tapi kalau sampai jam segitu belum bersih. Ya belum boleh pulang,’’ jelasnya pada KLIKBONTANG.com belum lama ini.

Di sela-sela menjalankan tugas. Norma mengisahkan sedikit pengalamannya bersama KlikBontang. Norma mengaku sudah sejak 2002 ia mengenakan seragam kebanggan berwarna kuning itu. Ini artinya, warga kelurahan Lok Tuan itu sudah menjadi pahlawan kebersihan Bontang selama 16 tahun.\

Norma bilang, sekira 5 tahun lalu, masih banyak warga Bontang tak sadar akan kebersihan. Kala itu, dirinya telah membersihkan jalan utama di Lok Tuan. Tiba-tiba oknum warga seenaknya membuang sampah di jalan protokol.

‘’Dulu waktu bersihkan jalan di Lok Tuan. Jalan itu sudah saya sapu sampai ke trotoar. Tapi ada mayarakat langsung buang kotoran sisa sapuan dari rumahnya (Rumah Toko) ke jalan. Saya beri tahu. Tolong kalau sudah disapu jangan kayak begitu (dikotori lagi). Carikan penampungan sampah. Kecuali belum saya sapu. Ya tidak apa-apa. Bukannya mau atur orang. Cuma dek, kita ini (Pasukan Kuning) kena teguran mandor kalau jalan tidak bersih,’’ kenang Norma

Namun ia mengaku, masyarakat Bontang kini mulai sadar. Kebersihan lingkungan sangat penting. Ini terbukti dari daerah tugasnya, melingkupi Lok Tuan, Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Cipto Mangunkusumo (Eks Jalan Pupuk Raya) kini jarang dikotori sampah plastik.

‘’Masyarakat seperti sudah sadar. Yang dibersihkan ini banyak pasir-pasir. Juga daun-daun kering yang jatuh dari pohon aja. Kalau sampah tidak banyak,’’ urainya.

Selain kelakuan masyarakat kurang kooperatif. Ada hal lain yang dihadapi Pasukan Kuning. Yakni perihal keamanan mereka. Di waktu tertentu. Seperti Januari ini. Angin kencang dan hujan kerap melanda. Banyak pohon tua di jalan tumbang. Norma dan Pasukan Kuning lain mendapat instruksi dari mandor. Berhati-hati di lokasi yang banyak dikeliling pohon tua.

‘’Daerah menuju Bundaran Sintuk. Sama belokan dekat gereja itu (Gereja Katolik Santo Yosef). Dikasi tahu memang sama mandor. Kalau banyak pohon tua, lebih baik jangan disapu,’’ jelasnya.

Jam kerja Pasukan Kuning umumnya 8 jam sehari. Dibagi dalam dua sesi kerja. Pagi pukul 6-10, dan pukul 1-4 siang. Kendati memiliki jam kerja. Namun tidak serta merta Pasukan Kuning dapat meninggalkan tugas bila jam kerja berlalu. Bila jalan belum bersih. Tentu mereka belum diizinkan pulang. Itu untuk jam kerja di hari normal. Di bulan Ramadhan beda lagi.

Di bulan suci Ramadan, lepas Salat Subuh, tepatnya pukul 05.30 Wita pasukan kuning sudah harus di jalan. Jam kerjanya tetap. Umumnya 8 jam sehari. Namun lagi. Bila jalan belum bersih. Mereka tak diizinkan pulang. Tapi kalau kerja sudah beres sebelum jam kerja berakhir. Kerap mereka diperbolehkan pulang duluan.

Norma menyadari. Menjaga kebersihan kota adalah tugas bersama. Bukan hanya DKPP. Dalam hal ini Pasukan Kuning. Tetapi kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

‘’Saya tidak ada harapan aneh-aneh, sih. Cuma mungkin lebih bagus kalau masyarakat buang sampah sesuai dengan jadwal pengangkutan sampah. Kan ada itu aturannya. Dari jam 10 malam sampai 6 pagi,’’ katanya sembari tertawa.

Namun, agaknya tidak berlebihan bila Pasukan Kuning, yang bernaung di bawah Dinas Kebersihan, Pertamanan, dan Pemakaman (DKPP) Bontang ditunjuk sebagai pahlawan kebersihan sejati di Kota Bontang.

Mereka, si Pasukan Kuning. Berada di garda terdepan menjaga kebersihan Bontang. Mereka layak mendapat apresiasi tinggi. Terima kasih Bu Norma, terima kasih petugas kebersihan Kota Bontang. ***

Reporter : Fitri Wahyuningsih    Editor : KLIKGROUP



Comments

comments


Komentar: 0