19 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

25 Koperasi di Bontang Resmi Dibubarkan


25 Koperasi di Bontang Resmi Dibubarkan
Kabid Koperasi dan UMKM Diskop-UKMP Bontang, Yusran.

KLIKBONTANG.com -- Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia resmi membubarkan sebanyak 25 koperasi di Kota Bontang, Kalimantan Timur per Juli 2018 lalu.

Pembubaran ini buntut dari kondisi pengurus koperasi yang sudah tidak aktif, keberadaan sekretariat atau kantor koperasi tidak diketahui, hingga pengurus koperasi tak pernah melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT) selama lebih dari dua tahun.

"Usulannya sudah dilakukan sejak 2017 lalu. Namun baru disetujui Kementerian Juli 2018 lalu," ujar Yusran, Kabid Koperasi dan UMKM Diskop-UKMP Bontang.

Rata-rata koperasi yang tidak aktif merupakan koperasi jenis simpan pinjam. Hal tersebut lantaran, banyaknya pembayaran kredit dari anggota yang macet sehingga mempengaruhi keuangan koperasi itu sendiri. Di satu sisi kata dia, kepercayaan masyarakat terhadap koperasi simpan pinjam juga semakin menurun.

Proses pembubaran koperasi pun terbilang cukup lama dan rumit. Sebelum pengusulan pembubaran hingga proses pembubaran dilakukan, Pihak Diskop-UKMP harus melakukan pengumuman, sebagai bentuk sosialisasi terhadap para pengurus dan anggota koperasi agar mereka tidak komplain setelah menerima surat keputusan (SK) pembubaran.

Pengumuman rencana pembubaran koperasi juga dilakukan ke pihak ketiga, guna memastikan jika koperasi yang akan dibubarkan tidak memiliki tunggakan.

Pada 2017 lalu, dari total 130 koperasi yang ada di Bontang tercatat hanya 20 koperasi yang melaksanakan kegiatan rapat anggota tahunan (RAT). Hal ini jelas menjadi catatan Dinas Koperasi untuk lebih mengawasi aktivitas koperasi – koperasi yang belum atau bahkan tidak menggelar RAT.

Koperasi yang tidak menggelar RAT selama tiga tahun berturut-turut maka akan masuk daftar koperasi yang akan dibubarkan. Sanksi pembubaran koperasi yang tidak melaksanakan RAT selama tiga tahun berturut-turut, merupakan aturan resmi dari Kementerian Koperasi dan UKM RI. (*)

Reporter : Said NR    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0