14 November 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Penuhi Standar K3 dan LH, Pupuk Kaltim Gelar CSMS untuk Rekanan Perusahaan


Penuhi Standar K3 dan LH, Pupuk Kaltim Gelar CSMS untuk Rekanan Perusahaan
Jajaran manajemen Pupuk Kaltim bersama sebanyak 107 rekanan Pupuk Kaltim yang tersebar di Kalimantan Timur mengikuti Sosialisasi dan Verifikasi CSMS Pupuk Kaltim di Koperasi Karyawan PKT, Selasa, 6 November 2018.(KLIKBONTANG/FANNY)

KLIKBONTANG.COM -- PT Pupuk Kalimantan Timur menggelar sosialisasi dan verifikasi Contractor Safety Management System (CSMS) di Koperasi Karyawan Pupuk Kaltim, Selasa, 6 November 2018. Langkah ini sebagai pemenuhan syarat penerapan aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta Lingkungan Hidup (LH) yang menjadi standar bagi kontraktor.

Ketua Panitia Sosialisasi dan Verifikasi CSMS Pupuk Kaltim, Dadan Junaidi menerangkan, PT Pupuk Kalimantan Timur memiliki kebijakan bahwa Penyedia Jasa yang bekerja di area perusahaan wajib memiliki sertifikat Contractor Safety Management System.

"Sebagai pintu gerbang pertama yang menghubungkan antara Perusahaan dan Penyedia Jasa, Departemen Pengadaan Jasa Pupuk Kaltim harus memastikan para kontraktor memahami kebutuhan tersebut sesuai alur pengurusan sertifikatnya," ujar karyawan dari Departemen Pengadaan Jasa Pupuk Kaltim itu.

Data yang diperoleh menyebut sebanyak 340 rekanan aktif Pupuk Kaltim yang tersebar di Kalimantan Timur, hanya 42 kontraktor yang bersertifikat CSMS dan 36 kontraktor memiliki sertifikat CSMS namun habis masa berlaku sedangkan lainnya belum atau tidak bersertifikat.

Sementara itu, Direktur Teknik dan Pengembangan Pupuk Kaltim, Satriyo Nugroho menjelaskan agar dapat mengoperasikan pabrik berproduksi Amonia, urea dan NPK dengan baik dan lancar, perusahaan dituntut perihal safety yang harus menjadi prioritas bagi semua pihak.

"Salah satu hal wajib dipenuhi adalah seluruh rekanan yang terlibat dan akan berkerja sama dengan Pupuk Kaltim harus memiliki sertifikat CSMS," tutur Satriyo melalui sambungan video onlinenya.

Satriyo menegaskan, hal ini sangat penting dikarenakan syarat bekerja di Pupuk Kaltim, penyedia jasa harus lolos salah satu tahap verifikasi yaitu CSMS. Ia mengimbau kepada seluruh rekanan aktif perusahaan khususnya yang berkaitan dengan K3 dan LH agar selalu menaati aturan yang berlaku di Pupuk Kaltim. Hal itu agar manajemen risiko yang diterapkan dapat berjalan baik dan lancar sehingga seluruh pekerjaan dapat terlaksana dengan aman.

Dengan adanya Sosialisasi dan Verifikasi ini, Satriyo berharap seluruh rekanan Pupuk Kaltim dapat tersertifikasi Contractor Safety Management System.

"Semoga penerapan CSMS dapat terimplementasi dengan baik dan konsisten. Kami berkomitmen memastikan tenaga kerja kontraktor yang melakukan pekerjaan telah mengikuti program sekaligus tersertifikasi CSMS. Sehingga seluruh aktivitas pekerjaan berjalan efektif dan efesien," paparnya.

Pupuk Kaltim senantiasa mengusahakan minimnya kecelakaan sekecil apapun yang menyangkut kecelakaan kerja, kebakaran dan berbagai hal yang menimbulkan resiko bagi pekerja maupun perusahaan.(Inforial)

Reporter : Darwin Tri    Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0