16 September 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Enam Rumah Warga di Sungai Mahakam Rusak Ditabrak Tongkang


Enam Rumah Warga di Sungai Mahakam Rusak Ditabrak Tongkang
Rumah di Sungai Mahakam dihantam tongkang. Foto: Merdeka

KLIKBONTANG.COM - Warga di sepanjang pinggir Sungai Mahakam, Jalan Cipto Mangunkusumo RT 8 dan RT 9, Loa Janan Ilir mendadak panik adanya getaran keras pagi buta sekira pukul 05.00 Wita, Ahad (14/10).

Penyebab dari getaran keras itu ternyata berasal dari tongkang yang menyenggol pemukiman di pinggir Sungai Mahakam. Enam rumah warga di bantaran Sungai Mahakam itu pun rusak. Tidak ada korban jiwa dari insiden itu.

Tongkang bernama Kalimantan Cahaya 8 yang ditarik tugboat tanpa muatan batu bara itu hendak berlayar menuju kawasan Samarinda Kota. Namun, di sekitar Jalan Cipto Mangunkusumo, tongkang menyenggol beberapa rumah warga yang membuat bagian belakang rumah warga ringsek.

"Saya mau salat subuh jam 5 subuh tadi, begitu mau wudhu, lihat tongkang larut mengarah ke rumah," kata pemilik rumah, Sulhan (41).

Dia lantas bergegas membangunkan tetangga sebelah rumah. Tongkang yang sudah dalam posisi cukup dekat akhirnya menabrak bagian belakang rumahnya. "Saya sampai teriak bangunkan tetangga. Brakk..tongkang nabrak bagian belakang," ujar Sulhan.

Sementara itu, Turiah (45) salah satu warga yang rumahnya terdampak cukup besar mengaku terkejut dengan kejadian itu. Pasalnya saat itu rata-rata warga sedang tertidur.

Dia mengira loteng rumah tetangganya yang ambruk menimpa rumahnya. Namun setelah dicek, ternyata ada sebuah tongkang yang menempel di bagian belakang rumahnya.

Dapur, kamar mandi, toilet, serta teras belakang rumah yang dijadikan tempat menjemur pakaian, bahkan sebagai tempat bersantai keluarga hilang akibat benturan yang cukup keras itu.

"Pintu belakang sampai tidak bisa dibuka, di belakang itu cukup luas yang terkena benturan, habis semua tertabrak," ucapnya.

Turiah menjelaskan, dia berharap agar pihak kapal maupun perusahaan yang menaunginya dapat mengganti semua kerugian yang dialaminya serta warga lainnya.

"Rumah ini sudah 47 tahun berdiri, kondisinya memang sudah miring, ditabrak tongkang ya tambah miring, kalau tidak diganti kami tidak bisa perbaiki rumah," terangnya.

Dua tongkang dan tugboat, sudah diamankan kepolisian. Dua nahkoda tugboat dan 6 warga dimintai keterangan sebagai saksi. "Tidak ada korban jiwa," kata Kanit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda, Ipda Abdillah Dalimunthe.

Menurut Dalimunthe, peristiwa itu terjadi sekira pukul 04.25 WITA pagi tadi. Tugboat Delta Ayu 38 menarik tongkang Kalimantan Cahaya 8 menuju ke hulu sungai tanpa muatan. Sementara, tugboat KSA 41 menarik tongkang RMN 336 dari arah berlawanan.

"Tali (tugboat Delta Ayu) putus dan tongkang larut, sehingga menabrak 6 rumah. Waktu kejadian, juga kondisi hujan disertai angin," tandasnya. (*)

Reporter : Inara Dafina    Editor : Dasrun Darwis



Comments

comments


Komentar: 0