17 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

PT Bharinto Ekatama Sabet Dua Award di Ajang TOP CSR Award 2018


PT Bharinto Ekatama Sabet Dua Award di Ajang TOP CSR Award 2018
Puji Rahadin (HSEC Head ITM, kedua dari kiri), Hirung (CD Manager BEK ketiga dari kiri) dan Giwa Giwangkara (CD Manager ITM) pada saat menerima anugerah TOP CSR Award untuk PT Bharinto Ekatama (BEK).

KLIKBONTANG.COM - PT Bharinto Ekatama (BEK), anak usaha dari PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITM) dianugerahi dua award dalam ajang TOP CSR Award yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG) yang bekerjasama dengan Indonesia CSR Society dan Majalah Top Business.

Ajang award tahunan yang digelar oleh Majalah TOP Business yang dahulu bernama Business News itu merupakan ajang penilaian praktik Corporate Social Responsibility perusahaan-perusahaan di Indonesia dengan mengacu pada standar ISO 26000 sebagai panduan. Sebanyak 150 perusahaan dari sektor pertambangan, finansial, infrastruktur, logistik dan lain-lain mengikuti ajang ini dan 72 perusahaan lolos sebagai pemenang.

BEK memperoleh penghargaan dalam kategori TOP Leader on CSR Commitment atas nama Padungsak Thanakij, Direktur Utama BEK dan kategori TOP CSR 2018 – Program Pengelolaan Air Bersih. Award ini sangat penting bagi Perusahaan karena menjadi penegasan komitmen BEK dan ITM dalam pengembangan masyarakat di sekitar operasi tambang.

BEK yang beroperasi di Kabupaten Kutai Barat dan Barito Utara selama ini telah melaksanakan berbagai inisiatif untuk memberikan kontribusi bagi pengembangan ekonomi, pendidikan, sosial maupun lingkungan. Program pengelolaan air bersih di desa Benangin, Kabupaten Barito Utara yang kali ini mendapatkan award, adalah salah satu program unggulan BEK yang dinilai memiliki manfaat penting bagi masyarakat.

Pemimpin perusahaan BEK juga dinilai memiliki komitmen tinggi terhadap CSR oleh Tim Juri TOP CSR yang diketuai oleh Mas Ahmad Daniri, Ketua Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG). Hal ini sejalan dengan kebijakan Perusahaan yang meyakini bahwa perusahaan hanya akan menjadi kuat manakala dibangun sejalan dengan tanggungjawab terhadap masyarakat dan lingkungan.

Diperkuat lagi, ITM sebagai induk usaha telah memasukkan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainability Development) dalam strategi bisnisnya. Hal ini diimplementasikan dengan memuatnya dalam visi - misi Perusahaan yang berbunyi “Menjadikan Pembangunan Berkelanjutan sebagai landasan untuk semua inisiatif dan kegiatan bisnis.” Pendekatan Pembangunan Berkelanjutan ini diterapkan oleh Perusahaan karena akan menjamin keberlangsungan usaha pada setiap rantai nilai yang ada dengan tetap menjaga lingkungan dan kehidupan manusia didalamnya.

Ajang penganugerahan yang mengusung tema Great CSR for Great Business itu dihadiri oleh Sekretaris Kementerian Koordinator Pemberdayaan Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Yohanes Baptista Satya Sananugraha. Dalam sambutannya mewakili Puan Maharani selaku Menko PMK, Satya Sananugraha menyampaikan bahwa pencapaian sasaran baik PMK maupun SGDs mensyaratkan adanya kerja sama yang erat dan harmonis antar pemangku kepentingan, perusahaan, dan pemerintah. “Tantangannya adalah bagaimana mengkoordinasi sumberdaya yang dimiliki oleh masing-masing pemangku kepentingan termasuk kegiatan CSR,” ungkap Satya lebih lanjut.

Award ISDA untuk Program CSR di Indominco dan Kitadin

Sementara itu, bulan sebelumnya, tepatnya 6 September 2018 anak usaha ITM yang lain yakni PT Indominco Mandiri (IMM) dan PT Kitadin (KTD) meraih total empat penghargaan dalam ajang 2018 Indonesian Sustainable Development Goals Awards (ISDA) yang diselenggarakan oleh Corporate Forum for Community Development (CFCD) bekerjasama dengan Badan Standarisasi Nasional (BSN). Anugerah ISDA diberikan kepada perusahaan dan perorangan yang telah berkontribusi dalam penerapan ISO 2600 untuk pembangunan berkelanjutan.

Dua penghargaan Emas diraih IMM untuk Tujuan 4 SDGs ‘Pendidikan Berkualitas’ melalui program Peningkatan SDM Melalui Karakter Adiwiyata, dan untuk Tujuan 14 SDGs ‘Ekosistem Lautan’ melalui program Penanaman Mangrove di Pesisir Pantai Desa Sekitar Area Perusahaan.

Selain itu Penghargaan Emas juga diraih oleh KTD site Embalut untuk Tujuan 2 SDGs ‘Tanpa Kelaparan’ melalui program Integrasi Hulu Hilir pada Perikanan Varian Model, serta penghargaan Perak yang didapatkan oleh KTD site Tandung Mayang untuk Tujuan 4 SDGs ‘Pendidikan Berkualitas’ melalui program Peningkatan SDM Lokal. (*)

Reporter : Rilis    Editor : M Andrian



Comments

comments


Komentar: 0