21 November 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Belimbing Dinobatkan sebagai Kelurahan Terbaik se-Kaltim


Belimbing Dinobatkan sebagai Kelurahan Terbaik se-Kaltim
Operator SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan) Bontang Barat, Ramli menunjukan pengalihan jadwal perekaman KIA di Kecamatan Bontang Barat menjadi malam. (FOTO: DOK/KLIKBONTANG)

KLIKBONTANG.COM - Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat, Kota Bontang berhasil menjadi terbaik di ajang lomba desa, kampung dan kelurahan (Lomdeskel) tingkat Provinsi Kaltim 2018.

Sebagai kelurahan terbaik yang diraih Kelurahan Belimbing, berhasil mendapatkan 829 poin dari juri. Beberapa indikator yang menjadi pertimbangan juri antara lain inovasi pelayanan pemerintahan dari RT ke kelurahan berbasis online, hingga kelengkapan regulasi di pemerintah desa.

Sementara untuk kelurahan peringkat dua dan ketiga diraih Kelurahan Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Barat, Kota Balikpapan dengan nilai 793 dan disusul Kampung Tanjung Redeb, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau dengan nilai 765.

“Sudah ditetapkan juara Lomdeskel tingkat Provinsi Kaltim tahun 2018. Penetapan juara lomba melalui Surat Keputusan Kepala DPMPD Kaltim No 441.4/86/DPM-PD/VII/2018 tertanggal 31 Juli 2018 tentang penetapan juara lomdeskes 2018,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim, Moh Jauhar Effendi, Selasa (31/7/2018).

Menurut Jauhar, penetapan juara Lomdeskel peringkat satu hingga tiga tersebut berdasarkan hasil rapat Tim Provinsi Kaltim tahun 2018 yang juga sudah dituangkan dalam berita acara.

Penilaiannya dilakukan secara mendalam. Mulai dari administrasi, video visualisasi, dan penilaian presentasi yang disampaikan kepala desa, kampung dan kelurahan.

“Juara 1 Lomdeskel setelah ini diwajibkan menjadi peserta pada kegiatan temu karya nasional dan pekan inovasi desa dan kelurahan yang diselenggarakan Kemendagri pada 18-22 Oktober mendatang, di Provinsi Bali. Lebih lanjut akan dikoordinasikan oleh Pemprov Kaltim,” katanya lagi.

Menurut Jauhar, Lomdeskel menjadi agenda tahunan yang penilaiannya dilakukan secara berjenjang dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Khusus 2018, penilaian tingkat nasional atau Lomdeskel tingkat nasional ditiadakan seiring pelaksanaan Pilkada serentak.

"Lomba sendiri sebagai implementasi Permendagri No 81/2005 tentang evaluasi perkembangan desa dan kelurahan. Maksudnya tidak lain untuk mengukur keberhasilan pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa/kampung dan kelurahan," tutur Jauhar. (*)

Reporter : Inara Dafina    Editor : Said NR



Comments

comments


Komentar: 0