16 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Lahan Sudah Dibebaskan, Pabrik Minyak Goreng Siap Dibangun di Bontang


Lahan Sudah Dibebaskan, Pabrik Minyak Goreng Siap Dibangun di Bontang
Ilustrasi

KLIKBONTANG.COM - Megaproyek pembangunan pabrik Refinery Crude Palm Oil (CPO) oleh investor Gamacorp senilai Rp 2 Triliun dipastikan berjalan tahun ini. Proyek berlokasi di Bontang Lestari ini rencananya memasuki tahapan konstruksi pada Agustus bulan depan.

“Sudah pembebasan lahan 100 hektare. Groundbreaking targetnya bulan depan,” kata Walikota Neni kepada wartawan saat ditemui di kantor Walikota kemarin.

Walikota Neni mengatakan, pembangunan proyek ini bakal menyerap ribuan tenaga kerja. Belajar dari pabrik sejenis di wilayah lainya, pabrik mampu mempekerjakan 5 ribu orang.

Potensi ini tentunya berimbas positif bagi Kota Bontang. Pihak investor pun berkomitmen bakal memberdayakan tenaga kerja lokal. Termasuk perusahaan lokal sebagai rekanan.

“Syaratnya tenaga kerja lokal harus diprioritaskan bekerja di pabrik ini, baik saat konstruksi maupun setelah beroperasi,” kata Neni.

Keberadaan pabrik ini pun dapat memberikan manfaat lainya. Yakni, memenuhi kebutuhan minyak goreng skala domestik. Hal ini menjadi multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Dijelaskan Neni, pihaknya memberikan kemudahan bagi investor untuk menanamkan modal mereka ke daerah.Kota Bontang, lanjut Neni, sangat diminati oleh investor karena lokasinya yang strategis. Letak Bontang persis diapit oleh sejumlah daerah penghasil minyak sawit. Kutai Timur, Kutai Kartanegara, Berau, dan lainya dapat mengakses jalur darat maupun laut.

“Kita saat ini punya cadangan listrik besar, ditambah proyek PLTU nantinya. Kita juga persiapkan kawasan industri,” bebernya.

Investasi ini tentunya harus berdampak bagi ekonomi daerah. Selain wacana pembangunan Pelabuhan Khusus (Pelsus) yang dikelola BUMD. Pemkot mengusulkan agar mendapat participant interest.

Hal ini dimungkinkan, sebab dampak dari industri pasti memeliki konsekuensi bagi lingkungan sekitarnya.

“Kita upayakan dapat PI dari pabrik ini,” ungkap Neni. (*)

Reporter : Ichwal Setiawan     Editor : M Andrian



Comments

comments


Komentar: 0