20 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Peti Mati Firaun 2 Ribu Tahun Tak Dibuka, Isinya?


Peti Mati Firaun 2 Ribu Tahun Tak Dibuka, Isinya?
(Foto: Agence France-Presse/EPA)

KLIKBONTANG.COM - Sekitar dua minggu yang lalu, para arkeolog di Mesir menemukan peti mati atau sarkofagus besar terbuat dari granit hitam di Alexandria.

Peti mati kuno itu dilaporkan tak tersentuh selama 2.000 tahun lamanya. Hal itu memicu rumor tentang isi peti mati misterius tersebut.

Ada yang mengatakan peti mati itu berisi jenazah pemimpin Yunani terkenal, Alexander Yang Agung. Ada juga yang bilang peti mati itu berisi kutukan maut.

Namun setelah dibuka dan dilakukan penelitian, peti mati kuno itu ternyata berisi tiga kerangka dan air warna kemerahan yang menyebarkan bau busuk yang menyengat.

Kementerian Benda Kuno Mesir sebelumnya telah menugaskan komite yang terdiri dari para arkeolog untuk membuka peti mati kuno tersebut, yang ditemukan di area kontruksi.

Menurut media Mesir El-Watan, saat baru mengangkat tutup peti mati setinggi 5 cm, para pekerja sudah mencium bau menyengat yang memaksa mereka menutupnya kembali.

Peti mati kuno itu baru bisa diangkat dan dibuka kembali setelah mendapat bantuan teknis dari militer Mesir.

Mostafa Waziri, Sekretaris Jenderal Kementerian Benda Kuno Mesir, mengatakan timnya menemukan tiga kerangka di dalam peti itu.

"Ini mungkin sebuah pemakaman keluarga. Sayangnya mumi di dalamnya tidak dalam kondisi terbaik dan hanya tulang yang tersisa," jelas Waziri.

Waziri juga membantah rumor bahwa siapa pun yang mengganggu peti mati kuno itu akan mendapat kutukan mematikan dari Firaun.

"Saya adalah orang pertama yang melihat isi peti mati itu, dan saya sekarang berdiri di hadapan Anda. Saya baik-baik saja," kata Waziri.

Meskipun demikian, sarkofagus tersebut dikarantina untuk mencegah peti mati kuno itu mengeluarkan gas beracun yang mematikan, lapor koran Al-Ahram.

Para arkeolog Mesir mengatakan ketiga kerangka di sarkofagus itu mungkin adalah tentara yang hidup di masa Firaun. Satu satu tengkorak dari kerangka itu menunjukkan luka retak akibat terkena anak panah.

Sarkofagus itu memiliki tinggi hampir dua meter tinggi dan panjang tiga meter. Itu merupakan sarkofagus terbesar yang pernah ditemukan dalam keadaan utuh.

Memiliki berat sekitar 27 ton, sarkofagus itu diyakini berasal dari periode Ptolemaic awal, yang dimulai pada 323 SM setelah kematian Alexander Agung.

Setelah ini para arkeolog akan mempelajari sarkofagus itu untuk mengetahui bagaimana ketiga jenazah semasa hidup dan meninggal dunia. (Sumber: BBC News)

Reporter : Inara Dafina    Editor : Suriadi Said



Comments

comments


Komentar: 0