20 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Rakor Baznas, Neni: Zakat Solusi Kikis Kemiskinan


Rakor Baznas, Neni: Zakat Solusi Kikis Kemiskinan
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyerahkan bantuan usai Rakor di Pendopo. Foto: HUMAS/Adi

KLIKBONTANG.COM - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bontang menyelenggarakan rapat koordinasi (Rakor) penetapan nisab (kadar zakat fitrah dan mal) Tahun 2018 dirangkai sosialisasi peraturan Baznas No 2 Tahun 2016 tentang pembentukan dan tata kerja unit pengumpul zakat (UPZ) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang Jalan Awang Long Selasa (15/5/2018) pagi.

Hadir sekaligus membuka Rakor tersebut adalah Wali Kota Bontang Hj Neni Moerniaeni, Ketua Baznas Kota Bontang H Kuba Siga, Komandan Kodim 0908 Bontang Letkol Arh Gunawan Wibisono, Kepala Kementerian Agama Kota Bontang H Sulaiman, berikut jajaran pengurus masjid, yayasan dan pengurus UPZ se- Bontang.

Dalam sambutannya, Neni Moerniaeni menyampaikan bahwa untuk pengelolaan zakat sejauh ini, Pemerintah Kota Bontang telah mengeluarkan instruksi kepada masyarakat di segala profesi yang telah wajib untuk mengeluarkan zakat untuk menyalurkan zakatnya melalui Baznas atau UPZ, mengingat zakat ini termasuk dalam rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh kaum muslimin dan muslimat.

“Kita tentunya berharap pada rapat kordinasi ini besaran zakat fitrah yang harus di keluarkan disesuaikan dengan beras yang dikonsumsi setiap hari. Dan penyalurannya pun nanti harus benar-benar kepada mereka yang berhak menerimannya yakni, fakir, miskin, riqab, gharim, mualaf, fisabilillah, ibnu sabil dan amil zakat,” terangnya.

Lebih lanjut Neni mengharapkan zakat yang dikelola oleh Baznas ini bisa menjadi salah satu solusi untuk mengentaskan kemiskinan di Kota Bontang. Menurutnya, ketika menunaikan zakat fitrah, selain warga miskin dapat terpenuhi kebutuhannya karena bantuan kita, kita yang menjalankan kewajiban ini juga akan terhindar dari bahaya kekufuran, sekaligus menghilangkan sifat iri, dengki dan hasad yang mungkin timbul dari kalangan mereka, ketika kita melihat orang kaya yang memiliki harta cukup banyak.

Sementara itu, dalam laporannya Ketua Baznas Bontang Kuba Siga menyampaikan bahwa Baznas merupakan badan resmi dan satu-satunya yang dibentuk oleh pemerintah berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) RI No 8 Tahun 2001 yang memiliki tugas dan fungsi menghimpun dan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) pada tingkat nasional, provinsi dan kabupaten/kota.

“Terkhusus di Kota Bontang dalam pengumpulan zakat oleh Baznas, selalu mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Bontang. Untuk itu, kami berharap bisa terus bersinergi dengan program pemerintah sehingga zakat betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Kota Taman,” ungkapnya. (hms7)

Reporter : Andi Yusrianto | Humas    Editor : Suriadi Said



Comments

comments


Komentar: 0