24 Mei 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Disdik Kenalkan Metode Ajar dengan Kasih Sayang


Disdik Kenalkan Metode Ajar dengan Kasih Sayang
Pemateri dari Smart, Mind dan Powerfull Soul Life Institute dari Jakarta, Reni Murni menyampaikan materi kepada seluruh Kepala Sekolah se-Kota Bontang, di Aula Pendopo, Rujab Walikota, Senin (14/5) pagi.

KLIKBONTANG.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang menggelar seminar pembangunan karakter pendidikan, selama satu pekan di Pendopo, Rumah Jabatan Walikota Bontang. Kegiatan ini melibatkan 2.680 peserta seminar.

Seminar pendidikan ini menghadirkan pemateri dari Smart, Mind dan Powerfull Soul Life Institute (SM-PS) Reni Murni, dari Jakarta. Kegiatan motivasi serta peningkatan kualitas SDM mendapat respon positif dari seluruh peserta yang hadir.

“Kita gelar kegaitan ini sejak Senin (7/5) kemarin melibatkan pelajar, guru serta Kepala Sekolah se-Kota Bontang,” kata Ketua Panitia Pelaksana, Himawan kepada media ini saat ditemui disela-sela kegiatan seminar.

Selama sepekan, kegaitan yang diikuti 2 ribu lebih peserta ini terdiri dari 1.500 murid Sekolah Menengah Pertama (SMP) swasta se-Kota Bontang, 700 guru Sekolah Dasar (SD) dan SMP, serta Kepala Sekolah mulai dari tingkat Pendidikan Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Pemateri Reni Murni mengatakan, konsep pendidikan sejatinya sangat menyenangkan bagi pendidik dan dan murid. Dibutuhkan kenyamanan di lingkungan sekolah agar kualitas pendidikan semakin baik dan bermutu.

Menurut Reni, pendidikan yang baik harus dilandaskan kasih sayang. Seluruh pihak, mulai dari guru, orang tua, dan murid harus membangun ikatan emosional yang baik antara satu sama lain. Dari situ, dipastikan kualitas pendidikan jauh lebih baik.

“Selama ini konsepnya berupa hafalan. Ini susah dipraktikan, harus diubah metodenya yakni mengajar dengan penuh hati,” kata Reni disela-sela kegiatan ini.

Menurut dia, hasil riset terbaru penyebab kenakalan remaja dikarenakan kurangnya kasih sayang yang dirasakan oleh sang remaja. Selama ini, orang tua beranggapan kasih sayang yang diberikan telah sempurna, namun sang anak justru alami hal berbeda.

Untuk itu, pendidikan moril yang paling baik dengan cara mencontohkan. Teladan baik membawa dampak positif bagi lingkungan di sekitarnya. Anak yang semula enggan belajar, namun dengan pendekatan hati baik tentu dengan sendirinya bakal menyadari pentingnya belajar.

“Berubah itu berawal dari niat si subjek. Jadi kita hanya memotivasi, caranya tentu dengan pendekatan yang baik, halus dan ramah,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu kepala sekolah swasta enggan disebutkan namanya mengaku metode pendidikan yang diberikan sangat menyenangkan. Para guru mendapat ilmu baru untuk menciptakan kualitas didik yang lebih baik.

“Selama ini kami salah. Ternyata hak murid kami tak perdulikan, namun dengan pelatihan ini tentu akan memudahkan kami mengajar, begitupun murid pasti lebih senang menerima materi pelajaran,” ujarnya.

Reporter : Ichwal Setiawan     Editor : Suriadi Said



Comments

comments


Komentar: 0