20 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Bayar Rp4,4 Miliar sebagai Uang Putus


Bayar Rp4,4 Miliar sebagai Uang Putus
Polisi menyerahkan tas koper berisi uang 2 juta yen kepada pemiliknya (Foto: Thepaper.cn)

KLIKBONTANG.COM - Seorang pria di China memberi uang 2 juta yuan atau sekitar Rp4,4 miliar kepada mantan kekasihnya sebagai 'uang putus'. Uang itu diserahkan dalam bentuk tunai dan ditaruh ke koper.

Namun, perempuan itu menolak dan meninggalkan begitu saja koper yang penuh uang itu di bar, sebagaimana laporan Thepaper.cn, Rabu (9/5/2018).

Cerita bermula di bar Distrik Cuiyuan, Kota Hangzhou, Provinsi Zhejiang, pada Minggu (6/5). Dua perempuan berpenampilan menarik berusia sekitar 20 tahunan datang pada pukul 22.00 waktu setempat. Tak lama kemudian datang seorang pria tinggi yang membawa koper berkelir abu-abu.

Setelah 2 jam berbincang, terjadi keributan antara mereka. Laki-laki yang belakangan diketahui seorang karyawan perusahaan teknologi informasi itu pergi sambil meninggalkan kopernya. Tak lama kemudian, dua perempuan itu pergi, namun tak membawa koper.

Karyawan bar baru menyadari ada koper tertinggal saat akan tutup. Setelah diperiksa, di dalamnya terdapat tumpukan uang kertas pecahan 100 yuan. Tak mau tersangkut masalah, manager bar langsung menelepon petugas dan membawanya ke kantor polisi. Saat diperiksa, diketahui jumlahnya mencapai 2 juta yuan.

Lalu pada Senin dini hari, pria yang membawa koper itu datang kembali ke bar untuk mengambil tasnya. Karena sudah diserahkan ke polisi, dia pun mengambil uangnya di kantor menggunakan Rolls-Royce.

Di situ terungkap, pria berusia 23 tahun itu diputus kekasihnya dan harus membayar sejumlah uang. Lantas, mengapa ditolak? Pria itu menyebut uang 2 juta yuan yang dibawanya masih kurang karena mantan kekasihnya meminta 10 juta yuan.

Usai meninggalkan bar, pria yang tak disebutkan identitasnya itu mendapat pesan singkat dari sang mantan, koper itu tak dibawanya. Setelah mendapat penjelasan, polisi menyerahkan kembali uang itu dan menasihatinya agar tidak meninggalkan uang dalam jumlah besar di tempat umum. (*)

Reporter : Inara Dafina    Editor : Suriadi Said



Comments

comments


Komentar: 0