23 September 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Seluruh SMP Ikuti UNBK Karena Laptop Gratis


Seluruh SMP Ikuti UNBK Karena Laptop Gratis
Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang Saparuddin

KLIKBONTANG.COM – Untuk kali pertama pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Bontang dilaksanakan berbasis komputer. Tambahan 200 unit dari program pembagian laptop kepada seluruh guru SMP, membuat seluruh sekolah mampu melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)

 “Tahun ini seluruh sekolah yang ikuti ujian dengan computer,” kata Kabid SMP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Saparudin kepada Klikbontang saat ditemui diruangan kerjanya.

Saparuddin mengatakan, fasilitas unit computer dari program bagi laptop Walikota sangat membantu pelaksanaan ujian ini. Sebab, tahun lalu hanya 12 sekolah saja yang mampu melaksanakan ujian dengan komputer. Namun, tahun ini total 34 SMP se-Bontang mampu mengikuti ujian dengan komputer karena laptop dipinjamkan untuk peserta ujian.

Dia mengatakan, jumlah peserta ujian SMP tahun ini sebanyak 2.953 murid. Jelang pelaksanaan USBN mendatang Disdikbud menjadwalkan ujian percobaan (tryout) sebanyak 4 kali. Selain itu gladi bersih digelar 2 kali. Gladi bersih yang digelar nantinya untuk mengenalkan para murid mekanisme ujian berbasis computer.

“Kita jadwalkan 4 kali untuk tryout dan gladi bersih 2 kali,” ujarnya.

Sapar-begitu biasa disapa mengatakan untuk materi soal ujian percobaan dibuat sedikit lebih susah. Harapanya agar para peserta USBN lebih memahami materi secara mendalam, sehingga saat pelaksanaan USBN mereka lebih matang persiapannya.

Komposisi soal yang disusun bersumber dari Musywarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) sebesar 75 persen dan selebihnya dari pusat.

Sekadar informasi untuk tahun ini, penentu kelulusan tak lagi bersumber dari USBN melainkan dari Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN). Para murid diminta agar mengikuti pelaksanaan UASBN secara serius sebagai penentu kelulusan mereka.

“UASBN tentu lebih mengakomodir sekolah. Karena pihak sekolah dilibatkan, mulai dari pengawasan ujian hingga pemeriksaan hasil ujian,” pungkasnya.

Reporter : Ichwal Setiawan    Editor : Suriadi Said



Comments

comments


Komentar: 0