19 November 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Bersurat ke PLN, Antisipasi Listrik Padam saat UNBK SMK


Bersurat ke PLN, Antisipasi Listrik Padam saat UNBK SMK
Wawali Basri Rase meninjau langsung pelaksanaan UNBK dari pintu tahun lalu. Foto: KLIKBONTANG/dok

KLIKBONTANG.COM - Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMK bakal dilaksanakan 2 April mendatang. Persiapan sudah dilakukan, salah satunya masalah listrik.

Mengatasi hal itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang pun sudah meminta pihak sekolah atau sub rayon SMK yang mewakil Disdik Kaltim bersurat ke PLN Rayon Bontang agar tidak ada pemadaman listrik.

Kepala SMKN 1 Bontang, Kasman Purba mengatakan persiapan UNBK sejauh ini tanpa kendala. Pihak sekolah juga sudah melakukan sinkronisasi dengan pusat dan berjalan lancar. “Sudah siap semua, kami juga sudah sinkronisasi UNBK, jadi segala sesuatunya sudah ready semua,” jelas Kasman.

Jumlah peserta UNBK di SMKN 1 Bontang yakni 364 siswa dari 12 kelas. Sebanyak 140 unit komputer yang tersebar di empat Laboratorium Komputer siap difungsikan untuk ujian kali ini. Selain itu, ada empat unit server utama dan dua unit server cadangan juga dipersiapkan.

“Karena jumlah komputer ini harus sepertiga dari jumlah siswa. Komputer di sekolah kami sudah mencukupi. Pelaksanaan UNBK pun dibagi menjadi 3 sesi seperti tahun lalu,” ungkapnya.

Secara teknis, Kasman mengaku tidak ada permasalahan dalam persiapan pelaksanaan UNBK ini. Mengingat di sekolahnya sudah beberapa kali melaksanakan UNBK. Biasanya dalam pelaksanaan UNBK, kendalanya terdapat pada jaringan, jumlah komputer, juga koneksi dengan pusat yang harus sinkronisasi.

“Tetapi kemarin hasil sinkronisasi dengan pusat pun berjalan lancar. Tinggal menunggu besok (hari ini, Red) untuk pelaksanaan. Tetapi kalau sinkronisasi berjalan lancar pelaksanaan pun tidak ada masalah,” ujarnya.

Kasman menyebut, Senin ini pihaknya hanya tinggal melakukan log-in dan memasukkan token yang bisa dilakukan oleh masing-masing peserta. Pelaksanaan UNBK rencananya dimulai pukul 08.00 Wita, tetapi sekira pukul 07.00 Wita pihak guru sudah menyiapkan segala sesuatunya. “Kami juga sudah bersurat ke PLN, karena SMK/sederajat dikelola provinsi maka dari sub rayon yang menyurati agar tidak ada pemadaman hingga sore hari,” bebernya.

Para peserta UNBK pun, diimbau agar mempersiapkan diri untuk pelaksanaan UNBK. Mengingat ini hanya sekali dalam hidup mereka. Sehingga hasil yang diharapkan bisa tercapai. Kasman mengatakan jika memang ada yang berhalangan hadir, maka dipersilakan mengikuti UNBK susulan. Namun Kasman mengharapkan semua siswa bisa hadir di gelombang pertama.

Di SMKN 1 Bontang juga, Kasman menyebut tak ada tambahan peserta dari sekolah lain. Hanya SMK Putra Bangsa saja yang menerima peserta dari SMK Halal Bank yang sekarang berubah nama menjadi SMK Cendikia, dan semua melaksanakan ujian di sekolah. “Diharapkan semua yang mengikuti ujian berjalan sukses dan melaksanakan ujian dengan baik, karena kelulusan itu tidak lagi ditentukan dari hasil UNBK, tetapi harus tetap bisa menunjukkan bahwa kualitas pendidikan di Bontang lebih bagus dari daerah lain,” tukasnya.

Hal senada juga dikatakan Kepala SMKN 3 Bontang Ahmad Badrus. Kata dia, pihaknya sudah siap untuk melaksanakan UNBK. Jumlah komputer juga sudah mencukupi sehingga tidak perlu ditambah laptop. Peserta yang akan mengikuti UNBK pun sebanyak 80-an siswa. “Kami kan sudah melaksanakan UNBK selama 3 kali, jadi tahun ini tidak ada masalah,” ujar dia.

Badrus hanya mengharapkan pihak PLN tidak melakukan pemadaman listrik selama empat hari kedepan. “Kami berharap PLN tidak melakukan pemadaman, pelaksanaan UNBK berjalan lancar dan para peserta UNBK dapat tetap mempertahankan prestasi bahwa Bontang penyelenggara UNBK terbaik,” pungkasnya. (INFORIAL)

Reporter : Zaenul Fanani    Editor : Said NR



Comments

comments


Komentar: 0