19 April 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Wawali Basri Optimistis Kinerja BNN Bontang Terdongkrak


Wawali Basri Optimistis Kinerja BNN Bontang Terdongkrak
Basri Rase (ketiga kiri) berfoto bersama usai pelantikan. Foto: Humas

KLIKBONTANG.COM - Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase yang juga Ketua  Badan  Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang, menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah Jabatan para Pejabat Eselon IV di Lingkungan BNN Provinsi Kaltim, oleh Kepala BNN Kaltim Brigjen Pol Raja Haryono di Kantor BNN Provinsi Kaltim, Jalan Rapak Indah, Samarinda, Selasa (13/3/2018).

Mewakili Pemerintah Kota Bontang, Basri Rase mengapresiasi pelantikan para Pejabat Eselon IV di Lingkungan BNN Provinsi Kaltim tersebut. Menurutnya, dengan adanya pejabat eselon IV definitif di BNN Kota Bontang, maka akan menunjang kinerja BNN Kota Bontang dalam melakukan tidak pencegahan dan pemberantasan narkoba di Kota Taman.

“Sebagaimana surat Keputusan Kepala BNN Pusat nomor 129/II/KA/KP/02.00/2018/BNN. Hari ini dilantik saudara Arief Budiman sebagai Kepala Sub Bagian Umum  dan Sofyansyah sebagai Kasi Pencegahan dan Dayamas BNN Kota Bontang. Saya yakin pak Arief Budiman dan Sofyansah akan semakin menguatkan kinarja BNN dalam memberantas narkoba di Kota Bontang,” harapnya.

Sementara itu, Kepala BNN Kaltim Raja Haryono meminta kepada seluruh jajaran BNN Kaltim yang baru saja dilantik ini, untuk segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugasnya masing-masing, dan mengeluarkan seluruh kemampuan yang dimiliki untuk mendorong peningkatan kinerja BNN dalam memberantas dan melakukan tindakan pencegahan terhadap bahaya laten narkoba yang begitu menakutkan dan mengancam masa depan generasi muda di Kaltim dan Indonesia pada umumnya.

“Di bawah Kepemimpinan Basri Rase, saya yakin BNN Bontang akan semakin agresif dalam melakukan tindakan dan pencegahan terhadap peredaran narkoba di Kota Bontang. Mengingat peredaran narkoba saat ini sangatlah massif dan memprihatinkan, yang harus kita berantas bersama-sama,” tegasnya.

Lebih lanjut Raja Haryono mengingatkan, untuk tidak lengah dan senantiasa mawas diri untuk tidak terlibat dengan narkoba, karena peredaran narkoba saat ini sangat mengerikan. Mengingat Indonesia bukan lagi sebagai daerah transit, akan tetapi telah menjadi tujuan peredaran narkoba.

“Namun kita tidak boleh patah semangat, apalagi kalau sampai kalah. Mari kita lawan dan berantas narkoba, jangan berikan ruang gerak bagi narkoba,” ajaknya. (INFORIAL)

Reporter : Andi Yusrianto | Humas    Editor : Nur Aisyah



Comments

comments


Komentar: 0