19 April 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Kembangkan Bisnis Telur Puyuh, Investor Korea Jajaki Bontang


Kembangkan Bisnis Telur Puyuh, Investor Korea Jajaki Bontang
Walikota Neni berdiskusi dengan investor asal Korea Selatan yang berkunjung ke rujab Walikota, Senin (12/3/2018). Foto: HUMAS

KLIKBONTANG.COM - Kota Bontang, Kalimantan Timur menjadi daya tarik bagi investor asing. Terbaru, investor asal Korea Selatan berencana mengembangkan telur puyuh dan ayam di Kota Taman.

Hal ini terungkap saat Walikota Bontang, Neni Moernianei menerima kunjungan rombongan investor asal Korea Selatan itu di rumah jabatan Walikota, Jalan Awang Long nomor 1, Kota Bontang, Senin (12/3/2018) pagi.

“Iya, investor berencana mendirikan pabrik di Bontang untuk pengembangan telur ayam dan puyuh,” tegas Neni saat dikonfirmasi.

Neni berujar kedatangan investor ke Kota Taman ini isyarat jika Bontang sebagai daerah yang dianggap memiliki investasi yang bagus para pemasok modal. Ini bisa berimbas kepada pembangunan ekonomi masyarakat Kota Bontang jua.

Lanjut Walikota, kebutuhan untuk konsumen telur puyuh di pasar Indonesia ternyata cukup tinggi mencapai angka 14 Juta butir/minggu. Dari jumlah tersebut baru tercukupi sebanyak 3,5 Juta butir telur yang dipasok dari sejumlah peternak puyuh yang ada di Indonesia.

Jika jumlah kebutuhan itu baru terpenuhi sebanyak 3,5 juta butir telur dari 700 peternak di Indonesia. Potensi bisnis telur puyuh dianggap belum terlalu diminati karena masih dianggap tidak menarik. “Nah ini bisa menjadi peluang bisnis untuk membudidayakan telur puyuh,” lanjut Neni.

Ditambahkan Neni, keuntungan dari satu butir telur puyuh adalah sebesar Rp 75 rupiah dengan modal Rp 200 per satu butir. Dengan jumlah itu rata-rata peternak per hari bisa memperoleh keuntungan sebesar Rp 84 ribu, dari minimal sebanyak 1.000 ekor puyuh.

Saat ini daerah dengan paling banyak peternak puyuh berada di Jawa Timur dengan jumlah populasi unggas puyuh sebanyak 7 juta ekor. Sementara masih kekurangan kisaran 600 ribuan ekor lagi agar bisa memasok kebutuhan industri. “Jadi yang harus diketahui oleh masyarakat itu bisnis telur puyuh itu low risk high profit, asal punya kemauan dan mau bersentuhan dengan bank," tutupnya. (*) 

Reporter : Omar NR    Editor : Nur Aisyah



Comments

comments


Komentar: 0