17 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Rp 5 Miliar untuk Ketua Dewan, Fraksi Tanggapi Beragam


Rp 5 Miliar untuk Ketua Dewan, Fraksi Tanggapi Beragam
Foto ilustrasi suasana rapat paripurna DPRD Bontang belum lama ini.

KLIKBONTANG.COM – Alokasi belanja untuk kepentingan pembelian mobil dinas dan pembangun rumah jabatan  Ketua DPRD Bontang sebesar Rp 5 miliar mendapat tanggapan beragam dari sejumlah Fraksi di DPRD Bontang. Sekretariat dewan Bontang mengalokasikan belanja untuk mobil dinas Toyota Harier senilai Rp 1,5 miliar dan pembangunan rumah dinas jabatan Ketua DPRD Bontang Rp 3,5 miliar di tahun ini.

Fraksi Nasdem, yang digawangi Bakhtiar Wakkang menyebut alokasi belanja untuk Ketua DPRD telah memenuhi syarat. Pembahasan yang dilakukan Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah menyepakati belanja tersebut.

Menurutnya, hal tersebut tak menjadi soal. Karena tidak ada pelanggaran yang dilakukan untuk pembelian dua item kegiatan tersebut. “Itu kan sudah melalui pembahasan dan disepakati juga oleh Banggar dan TAPD,” ungkap Ketua Fraksi Nasdem ini saat dihubungi melalui sambungan selulernya, Senin (12/3/2018).

Senada dengan Baktiar, ketua Fraksi Golkar Muslimin menilai proses penganggaran untuk belanja mobil dinas dan rumah jabatan ketua dewan telah prosedural. Politisi dari parpol yang sama dengan ketua dewan ini beranggapan tak masalah dengan belanja kepentingan operasional pimpinan DPRD.

“Saya sih melihat tak ada celah yang salah di sini. Karena ini juga sudah menjadi Perda APBD Bontang 2018,” kata Muslimin.

Hal serupa juga disampaikan, Ketua Fraksi Hanura Perjuangan, Arif. Menurut dia, belanja kepentingan operasional ketua dewan telah memenuhi syarat. Sebab lolos dalam penganggaran yang dibahas oleh Banggar dan TAPD. Dirinya beralasan mekanisme alokasi belanja untuk pimpinan DPRD sesuai.

“Saya pikir sudah sesuai mekanismen, tidak ada masalah,” ujar Arif.

Tanggapan sedikit berbeda disampaikan Fraksi Gerindra.  Ketua Fraksi Gerindra Muhammad Dahnial mengatakan dirinya menilai pembelian mobil dinas ketua harus melihat skala prioritas. Misalnya, melihat dari kondisi mobil dinas lama masih laik atau tidak. Apabila masih dalam kondisi prima tak beralasan untuk mengganti kendaraan operasional  dengan mobil dinas baru. Namun, jika memang tak laik sudah sewajarnya diganti.

“Kalau rusak yah harus diganti, karena ketua DPRD ini mobilitasnya tinggi dan keselamatannya juga penting,” ungkap Dahnial.

Sementara itu, Ketua Fraksi Gabungan Amanah, Demokrat, Pembanguna dan Sejahtera (ADPS), Ridwan mengaku belum mengetahui terkait alokasi belanja untuk operasional ketua DPRD Bontang senilai Rp 5 miliar. Dirinya mengaku masih akan mempelajari dokumen tersebut. Sedangkan, Sekretaris Fraksi ADPS, Suhut Harianto mengaku mobil dinas untuk ketua dewan seharusnya menyesuaikan dengan instansi vertikal, misalnya Walikota Bontang. 

Saat ini Walikota masih menggunakan mobil lama dengan merek serupa dengan mobil dinas ketua dewan saat ini. 

“Saya rasa harusnya menyesuaikan saja. Yah yang sesuai dengan Walikota lah," kata Suhut. (*)

KLIK JUGA: Soroti Mobil Dewan, Mahasiswa: Mobil Sampah Lebih Penting Diremajakan

Reporter : Ichwal Setiawan    Editor : Imran Ibnu



Comments

comments


Komentar: 0