17 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Bonceng Anak Tak Pakai Helm, 100 Pengendara Ditegur Tertulis


Bonceng Anak Tak Pakai Helm, 100 Pengendara Ditegur Tertulis
Polantas Bontang memberikan teguran tertulis kepada pengendara motor saat membonceng anak tak memakai helm, Jumat (23/2/2018).

KLIKBONTANG.COM – Ini imbauan bagi pengendara motor yang membonceng anak sekolah. Terhitung per Jumat, (23/2/2018) Polantas Bontang menegur secara tertulis para pengendara yang membonceng anak sekolah tanpa mengenakan alat pelindung berkendaraa, helm.

“Hari ini kita tegur secara tertulis ada 100-an pengendara motor yang didapati membonceng anaknya tanpa helm,” kata Kapolres Bontang melalui Kasat Lantas Polres, AKP Irawan Setyono usai menggelar operasi tegur kepada pengendara di sejumlah titik jalan protokol Kota Bontang, Jumat (23/2/2018) pagi.

Kasat Lantas Irawan mengatakan, operasi tegur tertulis ini akan dilakukan selama satu pekan. Para pengendara yang didapati membonceng anak sekolah tanpa mengenakan helm, ataupun membonceng lebih dua orang akan ditegur.

Selama operasi ini pelanggar akan diberikan surat teguran. Mereka diminta berkomitmen tidak bakal mengulangi perbuatannya, dibuktikan dengan menandatangani surat tilang yang diberikan.

“Operasi ini sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan angkutan jalan Pasal 291 ayat 2 jo pasal 106 ayat 8. Operasii rencananya akan dilakukan hingga Jumat, (2/3/2018) mendatang,” ujarnya.

Dijelaskan, sebelum pelaksanaan operasi tegur ini pihaknya lebih dulu melakukan sosialisasi ke masyarakat. Pihaknya sudah menyambangi beberapa instansi, termasuk sekolah dan kantor pelayanan umum. Tak hanya itu, sejumlah spanduk dan poster telah dipasang di sejumlah ruas jalan kota Bontang.

Selama pelaksanaan operasi ini, pihaknya menyasar tujuh jenis pelanggaran diantaranya, pengendara anak yang tak dilengkapi alat keamanan (Child Restrain), penggunaan helm berstandar SNI, Safety Belt, penggunaan ponsel selama berkendara, melanggar batas kecepatan, melawan arus dan berkendara dalam pengaruh alcohol maupun narkotika.

“Untuk sementara ini fokus kami ke pengendara yang membonceng anak sekolah, karena jumlahnya masih banyak,” ujar Irawan.

Setelah pelaksanaan operasi tegur tertulis ini berkahir pada pekan depan. Petugas akan melakukan penindakan bagi pengendara yang didapati melanggar.  Pihaknya berharap, sosialiasi sekaligus teguran yang dilakukan memberi efek positiif bagi pengendara se-Kota Bontang. Sehingga angka kecelakaan lalu lintas di jalanan dapat diminimalisir. (*) 

Reporter : Ichwal Setiawan    Editor : Imran Ibnu



Comments

comments


Komentar: 0