19 Desember 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Kolesterol Tinggi? Coba Turunkan dengan Konsumsi Ini


Kolesterol Tinggi? Coba Turunkan dengan Konsumsi Ini
Ilustrasi ikan salmon tuna. (GETTY IMAGES)

KLIKBONTANG.COM - Kolesterol tinggi adalah penyakit yang menjadi momok bagi masyarakat modern dewasa ini, terutama yang tinggal di perkotaan. Bagaimana tidak, semakin lama semakin menjamur berbagai gerai dan restoran yang menyajikan makanan berlemak yang lezat dan menggoda iman.

Jika tidak kuat, Anda akan ‘jatuh’ dan tergoda untuk mencicipinya. Sesekali saja mencicipi mungkin tidak apa-apa. Namun, bagaimana jika hal tersebut menjadi kebiasaan?

Untuk Anda yang gemar makan enak, mungkin agak ‘ketar-ketir’ ketika diminta dokter untuk memeriksakan kadar kolesterol dalam darah. Meskipun Anda merasa deg-degan, pemeriksaan tersebut sangat penting.

Jika kolesterol Anda terbukti tinggi, perbaiki sedini mungkin dengan mengatur pola makan dan mengonsumsi obat bila memang dibutuhkan.

Bagi Anda yang memiliki nilai kolesterol di atas batas normal, sangat disarankan untuk mengonsumsi beberapa jenis makanan berikut ini, karena telah terbukti secara ilmiah dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

IKAN
Ikan laut dalam seperti salmon, tuna, dan makerel dapat membantu Anda menurunkan kolesterol. Kaya akan asam lemak esensial omega-3, mengonsumsi dua porsi ikan salmon, tuna, atau makerel dalam seminggu dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan menghindarkan Anda dari risiko strok.

Sebuah studi yang dilakukan selama 25 tahun melaporkan bahwa konsumsi ikan yang mengandung omega-3 dapat menurunkan risiko sindrom metabolik, asalkan ikan tersebut tidak digoreng.

Studi lain juga menunjukkan bahwa lansia yang rutin mengonsumsi ikan yang dipanggang atau direbus memiliki risiko strok 27 persen lebih rendah ketimbang mereka yang tidak.

OAT
Konsumsi oat secara teratur terbukti bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung, karena dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Sudah banyak studi yang menyatakan hal tersebut.

Tercatat sejumlah 45 studi menyatakan bahwa konsumsi 3 porsi gandum utuh (termasuk oat) dalam sehari dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan strok sebesar 20 persen.

Komponen dalam oat yang bertanggung jawab atas penurunan kolesterol jahat adalah beta glucan, yakni tipe serat larut yang mampu menurunkan kolesterol total sebesar 5 persen dan kolesterol jahat (LDL) sebesar 7 persen.

Untuk mendapatkan manfaat sehat dari oat, Anda dapat mengonsumsinya sebagai menu sarapan pagi yang sehat dan bergizi. Masak oat dengan susu, dan sajikan dengan potongan buah segar seperti pisang atau blueberry.

BAWANG PUTIH
Bawang putih telah dikenal oleh masyarakat sejak berabad-abad yang lalu sebagai bumbu masak yang dapat melezatkan makanan dan dapat menggugah selera makan. Selain sebagai bumbu masak yang tidak tergantikan, bawang putih juga telah diketahui memiliki manfaat bagi kesehatan.

Komponen utama dalam bawang putih, yaitu allicin, diketahui dapat membantu menurunkan kolesterol jahat dalam darah.

Berbagai penelitian telah dilakukan untuk membuktikan khasiat bawang putih dalam menjaga kesehatan jantung. Riset membuktikan bahwa bawang putih dapat dipetik khasiat optimalnya jika dikonsumsi dalam bentuk ekstrak atau suplemen.

KEDELAI
Anda gemar minum susu kacang kedelai atau mengonsumsi berbagai produk kedelai lainnya? Selain dapat diolah menjadi berbagai produk makanan dan minuman seperti tahu dan tempe, kedelai ternyata memiliki manfaat kesehatan bagi tubuh Anda.

Setidaknya 35 riset telah membuktikan kemampuan protein kacang kedelai dalam membantu menurunkan kolesterol total dan LDL, serta meningkatkan kadar HDL. Agar Anda dapat menurunkan kolesterol dengan optimal, Anda dapat mengonsumsi tempe dan tahu goreng.

Beberapa jenis makanan di atas terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Jadi, mulai sekarang, perbanyak konsumsi menu yang menggunakan bahan makanan tersebut. Imbangi keseharian Anda dengan olahraga rutin untuk mendapatkan tubuh yang senantiasa bugar dan sehat. (*)

Reporter : Klik Dokter    Editor : Imran Ibnu



Comments

comments


Komentar: 0