18 Agustus 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Setop Mengeluh! Lihatlah Cara Wanita Ini Bekerja


Setop Mengeluh! Lihatlah Cara Wanita Ini Bekerja
Nursamawati Mahmud. Wanita Malaysia yang akrab disapa Kak Long ini begitu piawai mengoperasikan gawainya dengan lidah.

KLIKBONTANG.COM - Klikers, pernahkah terpikir untuk mengoperasikan smartphone atau laptop dengan lidah? Rasanya, cukup sulit untuk melakukannya.

Tetapi, pikiran semacam itu tidak berlaku bagi Nursamawati Mahmud. Wanita Malaysia yang akrab disapa Kak Long ini begitu piawai mengoperasikan gawainya dengan lidah.

Dilansir dari World of Buzz, Kamis, 18 Januari 2018, Kak Long punya kelainan fisik sejak dia berusia 1 tahun. Kaki dan tangannya bengkok dan tidak tumbuh sempurna.

Saat kaki dan tangannya tak bisa digunakan, ia menggunakan lidahnya untuk melakukan berbagai hal. Salah satunya adalah mengoperasikan smartphone dan juga laptop.

Wanita asal Kampung Gajah Kelong, Pendang ini menggunakan gawai untuk mempromosikan bisnis kecap dan saus keluarganya di media sosial.

Kerja keras Kak Long mengiklankan bisnis produk pangan bermerek 'Mahmudah' ini berbuah manis. Produknya terjual sebanyak 4 ribu botol setiap bulan.

Anak pertama dari lima bersaudara pasangan Saudah Shaari dan Mahmud Hussin ini mengaku awalnya kesulitan mengoperasikan gawai dengan lidah. Kini, dia sudah terbiasa.

Dia bahkan bisa mengetik cepat dengan lidah. Kak Long juga sering mengunggah foto sambal dan kecap ke jejaring sosial. Kak Long begitu gigih dan tidak mudah menyerah. Alhasil, usaha orangtuanya berkembang pesat.

Sang ibu, Saudah, mengatakan Kak Long punya semangat juang yang tinggi. Yang diinginkan wanita ini hanyalah bisnis orangtuanya sukses. Dia tidak pernah menyerah dan selalu mempromosikan kecap dan saus dari ponselnya,” kata Saudah.

Kebanggaan sang ibu kepada putri sulungnya tidak hanya itu. Kak Long adalah wanita 33 tahun ini gemar membaca buku sampai benar-benar paham isinya.

"Ini adalah kelebihan yang tidak dimiliki oleh saudara-saudaranya yang lain," kata Saudah. (*)

Reporter : Said NR    Editor : Imran Ibnu



Comments

comments


Komentar: 0