16 September 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Sudah 3 Hari, 200 Karyawan Proyek PLTMG Aksi Mogok Kerja


Sudah 3 Hari, 200 Karyawan Proyek PLTMG Aksi Mogok Kerja
Kondisi aktivitas proyek PLTMG di Kelurahan Gunung Telihan, Bontang, Kamis (18/1/2018). (ICHWAL/KLIKBONTANG)

KLIKBONTANG.COM - Sudah tiga hari sejak Selasa (16/1) kemarin, ratusan karyawan PT Prasada Samya Mukti (PSM)-Subkontraktor pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) di Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Barat, Kota Bontang menggelar aksi mogok kerja.

‎Aksi ini merupakan bentuk solidaritas sesama karyawan kepada 30 eks-karyawan PT PSM yang belum menerima pesangon usai masa kontrak habis bulan ini.

"Kami sudah mogok kerja sejak Selasa kemarin. Menuntut perusahaan membayar pesangon bagi bekas karyawan yang telah habis kontrak kerjanya," kata salah satu karyawan Andika, Kamis, 18 Januari 2018.

‎Hal serupa disampaikan karyawan lainya, misalnya Anton security dari PT PSM ini mengaku sudah tiga hari tidak bekerja. Menurut dia, rekan-rekannya menuntu agar pihak PSM memberi kejelasan atas pembayaran pesangon bagi eks karyawan.

Pasalnya, Sabtu (20/1/2018) mendatang kontrak kerja PT PSM dengan main kontraktor PT Pembangunan Perumahan (PP) resmi berkahir.

"Jadi teman-teman aksi karena khawatir saja nasibnya bakal sama dengan 30 orang bekas karyawan yang tak menerima pesangon usai kontrak mereka berakhir," kata Anton saat ditemui di kantor sementara PT KSM di lokasi pekerjaan proyek.

Menurut Anton, atas aksi ini sekita 200-an karyawan tak aktif kerja. Padahal proyek konstruksi masih dalam pengerjaan.

Dikonfirmasi atas aksi ini, HRD PT KSM, Dwi enggan berkomentar. Dirinya memilih bungkam atas aksi mogok yang dilakukan oleh karyawannya. KLIK JUGA: BREAKING NEWS: 50-an Karyawan Proyek PLTMG Mogok Kerja, Ini Tuntutannya

Bahkan, dirinya mengaku aksi tersebut bukanlah demonstrasi melainkan karena kegiatan proyek sedang libur. "Bukan aksi itu Mas, tapi libur. Saya mau ke sana dulu ya," ujar Dwi buru-buru berjalan meninggalkan media. (*)

Reporter : Ichwal Setiawan    Editor : Imran Ibnu



Comments

comments


Komentar: 0