23 Juli 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Piton Mangsa Bebek di Api-Api, Keburu Kabur saat Ditangkap


Piton Mangsa Bebek di Api-Api, Keburu Kabur saat Ditangkap
Petugas Damkar dan Penyelamatan berusaha mencari keberadaan ular piton di rumah Mariatun, Kamis (11/1/2018) malam tadi. (FOTO: DAMKAR BONTANG)

KLIKBONTANG.COM - Malam itu Kota Bontang habis diguyur hujan. Suasana Jalan Reformasi Gang 1 RT 39 Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara sudah sepi. Maklum, waktu sudah menunjukan pukul 21.12 Wita.

Mariatun warga setempat tiba-tiba saja dikagetkan dengan suara gaduh di luar rumahnya. Penasaran dengan suara itu, wanita ini pun segera mengecek sumber suara tadi. Rupanya, suara itu berasal dari kandang bebek miliknya.

Semakin penasaran, Mariatun pun mendekati arah kandang. Usai melihat kejadian di dalam kandang bebek, dia pun terperanjat kaget bukan kepalang. Rupanya, sudah ada ular phiton melilit bebek peliharaanya di dalam kandang. "Tolong ada ular," teriaknya sembari berlari memanggil warga sekitar, Kamis, 11 Januari 2018 malam.

Warga mulai berdatangan. Salah seorang warga pun berinisiati menghubungi nomor telepon  Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Bontang, Kalimantan Timur, 0548-28113.

Tak menunggu lama, Satria Biru--julukan petugas Damkar bergegas ke lokasi kejadian. “Kami selesai cek lokasi kejadian pukul 22.30 Wita,” jelas Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Bontang, Mohammad Yani didampingi Plt Kepala Seksi Pencegahan, Pengendalian dan Penyuluhan, Yuli Masriyantika.

Didampingi Lurah Api-Api, Trantib, anggota Komunitas Bontang Reptilia Community (Borac), Satria Biru pun menemukan ada dua bebek sudah mati akibat terkaman ular piton. Namun, piton sudah pergi dari dalam kandang.

Proses pencarian jejak piton pun dilakukan. Mulai dari sekitar kandang, kolong rumah Mariatun pun nihil. Tak mau menyerah, Satria Biru melihat ada jejak ular berupa patahan daun mengarah ke parit keluar ke arah sungai. Namun, sayangnya hingga larut malam pun ular tak bisa ditemukan.

“Nihil Mas. Ularnya keburu kabur. Andaikan Ibu Mariatun enggak lari dan tetap pantau gerakan ular, mungkin kami bisa menangkap ular tersebut,” jelas dia.

Dia pun mengajak warga Bontang untuk waspada dengan rutin mengecek sekeliling rumah. Apalagi musim hujan, cuaca lembab menjadi primadona ular berkeliaran mencari makan di pemukiman warga. “Terpenting warga Bontang bisa menyimpan nomor kontak Damkar, 0548-28113. Jika ada kasus seperti ini bisa mengubungi kami,” imbaunya. (*)

Reporter : Dwipradipta    Editor : Suriadi Said



Comments

comments


Komentar: 0