16 Desember 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Beli Sabu Bisa Barter Pakai Solar


Beli Sabu Bisa Barter Pakai Solar
Para pengedar sabu yang dibarter dengan solar di Kutai Kartanegara.

KLIKBONTANG.COM- M Arsyad (61) tak pernah kapok masuk bui. Kini warga Muara Jawa, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur harus kembali dibekuk BNN Kaltim menjual sabu tanpa harus membeli pakai uang, BBM solar pun bisa jadi alat barter.

Warga resah terhadap aktivitas Arsyad. Padahal pria ini disegani sekaligus ditakuti warga lantaran sudah sering bolak balik masuk penjara. Warga bekerja sama dengan BNN Kaltim untuk menghentikan bisnis haramnya itu. "Dia ini jadi sentral peredaran narkoba. Masyarakat di perairan Muara Kembang, kalau perlu sabu, arahnya ke Arsyad," kata Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Kalimantan Timur AKBP Halomoan Tampubolon, dalam keterangan resminya, Kamis (7/12/2017).

Cukup lama BNN mengamati gerak gerik Arsyad. Hingga akhirnya, petugas berhasil melakukan penyamaran dan meringkusnya, Senin (4/12) malam lalu, sekitar pukul 20.00 Wita.

"Jadi, orang-orang yang memerlukan narkoba jenis sabu, tidak mesti menggunakan uang. Arsyad ini, melayani transaksi dengan barteran BBM solar. Karena memang karakter wilayah Muara Kembang ini di perairan, dan juga di sekitarnya areal perkebunan," ujar Tampubolon.

Dari catatan tindak kriminalnya, Arsyad merupakan residivis atas kasus kepemilikan senjata tajam, dan juga kasus narkotika. "Bukan lagi pemain baru di bisnis narkoba ini," ungkap Tampubolon.

Warga mengapresiasi langkah BNN meringkus Arsyad dengan barang bukti antara lain 0,23 gram sabu. Meskipun barang bukti tidak begitu banyak, tapi plastik pembungkus sabu yang disita petugas sangat banyak.

"Setelah kita tindak Arsyad, respons masyarakat baik sekali dan senang, sampai menggelar syukuran," ungkap Tampubolon.

Selain Arsyad, BNN juga meringkus teman Arsyad, IP (26) yang diduga turut membantu menjalankan bisnis haram Arsyad. Secara keseluruhan, BNN juga meringkus 3 terduga pengedar lainnya, yang dibekuk pada 27 November 2017 di area kawasan Pasar Segiri Samarinda, dan juga di hari yang sama, Senin (4/12) siang hari sekira pukul 13.00 Wita.

"Jadi kita amankan ada 5 orang terduga pengedar. Mulai dari 27 November dan dua kali penindakan di hari Senin itu. Kami tentu tidak akan berhenti, terus bergerak. Terlebih lagi, ini menjelang pergantian tahun baru," ucap Tampubolon. (*)

Reporter : Dwipradipta    Editor : Nur Aisyah



Comments

comments


Komentar: 0