16 Desember 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Syukuran Khidmat, Pupuk Kaltim Beri Reward Karyawan


Syukuran Khidmat, Pupuk Kaltim Beri Reward Karyawan
Bakir Pasaman memotong tumpeng syukuran HUT Pupuk Kaltim ke-40 tahun. (FOTO: DARWIN TRI/KLIKBONTANG)

KLIKBONTANG.COM- Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-40 Pupuk Kaltim berlangsung sederhana di Gedung Wijaya Kusuma Pupuk Kaltim, Kamis, 7 Desember 2017. Ratusan Karyawan diberikan penghargaan atas kinerjanya.

Kegiatan ini dihadiri langsung Direktur Utama Pupuk Kaltim Bakir Pasaman, Direktur Produksi Bagya Sugihartana, Direktur Teknik dan Pengembangan Satriyo Nugroho, Direktur Komersil Gatoet Gembiro Noegroho, Direktur SDM dan Umum Meizar Effendi, Komisaris Utama Koeshartono diikuti Dewan Komisaris Ade Rahardja, Bambang Supriyambodo, Gatot Irianto, Zulkifli Arman. Juga jajaran manajemen anak perusahaan, JVC, Yayasan dan PIKA Pupuk Kaltim.

Momen spesial ini pun dimanfaatkan untuk memberi penghargaan atas kinerja para karyawan. Kategorinya berisi tentang Karyawan Inovasi, Karyawan Penyelamat Aset, Karyawan Teladan, serta Penghargaan Bakti Kerja Karyawan Sewindu, Triwindu dan Caturwindu.

Ada pula pengumuman juara Lomba (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) K3 dan 5R (Ringkas, Rapi Resik, Rawat dan Rajin), Penggiat Budaya Berbagi Pengetahuan, Penghargaan Narasumber dan Unit Kerja teraktif.

Acara pun tambah meriah dengan penampilan pentas panggung oleh Inkubator Bisnis SLB Permata Bunda, SLB Negeri Bontang dan SLB YPK. Bakir Pasaman mengatakan HUT ke-40 ini dirayakan secara sederhana di tengah banyaknya tantangan bagi perusahaan untuk tetap berproduksi lancar.

Memaknai tema Inovasi Tiada Henti pada HUT ke-40 ini, Bakir menilai harus ada inovasi baik dari civitas perusahaan hingga produk yang dihasilkan. Misalnya ketika pupuk khusus untuk wilayah rawa mengalami penyusutan kualitas, Pupuk Kaltim harus berinovasi menciptakan produk tepat guna.

Pupuk Kaltim memiliki program pupuk hayati Biotara hasil penelitian perusahaan dengan lembaga pertanian. Hasil penelitian ini, rencananya akan segera dikomersilkan. Bakir pun berharap pemasaran awal dapat dibantu oleh Direktorat Jendral (Dirjen) Pertanian. Setelahnya, Pupuk Kaltim akan mengembangkan peningkatan kapasitas produksinya. 

"Lahan rawa di Kaltim ini sangat luas. Potensi pupuk rawa pun sangat besar. Harus ada produk pupuk yang tepat untuk ini," ujarnya.

Dia menjelaskan wilayah sisa pertambangan harus ditanami dan dihijaukan kembali. Sehingga, perlu adanya terobosan pupuk yang tepat untuk mendukung penanaman pada lahan ini. Bukan hanya urea, mungkin dengan jenis NPK dengan pencampuran tertentu pun dapat dilakukan sebagai inovasinya.

Bakir juga menerangkan Pupuk Kaltim sangat berpengalaman mendistribusikan pupuk subsidi. Pendistribusian bahkan sudah merambah keseluruh daerah timur Indonesia misalnya Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi hingga Papua.

Jaringan distribusi yang sudah terbangun ini, kata Bakir, harus dimanfaatkan bukan hanya untuk subsidi tapi juga untuk non subsidi. Pupuk Kaltim terus berupaya menyalurkan pupuk subsidi tepat sasaran. Persoalannya, jumlah pupuk subsidi tidak pernah bertambah untuk alokasi ke pemerintah. Padahal, luas lahannya bertambah. 

"Jika luas lahan bertambah, seharusnya kebutuhan pupuk pun juga ikut bertambah. Inilah yang Pupuk Kaltim coba tutupi melalui suplai pupuk nonsubsidi," kata Bakir.

Ke depan, Pupuk Kaltim akan terus melakukan berinovasi. Inovasi tidak hanya pada produk, tapi juga pada civitas perusahaan misalnya pada distribusi melalui program Distribution Planning Control System (DPCS). Orang yang terlibat dalam pengaturan distribusi diharapkan akan lebih sedikit. 

"Inilah saatnya manajemen perubahan yang didalamnya harus ada inovasi," ucapnya. (adv)

Reporter : Darwin Tri    Editor : Nur Aisyah



Comments

comments


Komentar: 0