16 Desember 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Walikota Neni Raih Penghargaan Kepala Daerah Inovatif Bidang Pendidikan


Walikota Neni Raih Penghargaan Kepala Daerah Inovatif Bidang Pendidikan
Walikota Neni mendapat penghargaan kepala daerah inovatif bidang pendidikan.

KLIKBONTANG.COM- Walikota Bontang, Neni Moerniaeni meraih penghargaan Entrepreneur Award 2017 bidang pendidikan dari KIN ASEAN Forum 2017 di Hotel Ritz-Carlton Jakarta, SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (6/12/2017) malam.

Penghargaan yang diserahkan Sekretaris Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri Anselmus Tanini ini, karena Walikota Neni dianggap memiliki inovasi khususnya memajukan dunia pendidikan di Kota Bontang, Kalimantan Timur.

"Alhamdulillah, bisa menerima penghargaan ini. Semoga menjadi motivasi kita semua," ujar Neni kepada klikbontang.com.

Sedikit informasi, Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) dan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) bersama Kellog Innovation Network (KIN) ASEAN memberi penghargaan kepada sejumlah wali kota dan bupati di Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan atas inovasi para kepala daerah tersebut dalam bidang kesehatan, pendidikan, kemiskinan, pariwisata, perdagangan, serta investasi.

Lanjut Neni, pemberian penghargaan ini sebagai apresiasi kepala daerah yang kreatif, inovatif, dan entrepreneur. Proses penilaiannya dimulai dari sosialisasi kepada anggota Apeksi dan Apkasi, pengisian angket, hingga penilaian aspek-aspek kreativitas, inovasi, dan kewirausahaan oleh tim juri yang terdiri dari KIN ASEAN.

Bekas Anggota DPR RI ini memang getol memajukan pendidikan di Bontang. Mulai dari pemberian seragam gratis, sepatu, hingga tas kepada pelajar tingkat SD sampai SMA. Guru SMP pun kebagian laptop gratis sebagai penunjang mengajar.

Inovasi disektor pendidikan lainnya, yakni Program Pendidikan anak-anak Pulau (Prodikau). Prodikau dianggap inovasi brilian dan bermanfaat untuk masyarakat Kota Bontang, khususnya yang bermukim di wilayah pesisir. (*)

Reporter : Said NR     Editor : Qadlie Fachruddin



Comments

comments


Komentar: 0